Uncategorized

Mencari Makna Ketimbang Harta Semata

Written by Arry Rahmawan

Hari Selasa lalu, dua penulis favorit saya yaitu prof. Rhenald Kasali dan Pak Jamil Azzaini sama – sama menulis dua hal yang nyaris sama. Keduanya menulis tentang orang yang berkarir, sebaiknya mengejar ‘makna’ di balik apa yang sedang mereka kerjakan, dibandingkan dengan hanya harta semata. Anda bisa melihat tulisan dari prof. Rhenald “Mereka Cari Jalan, Bukan Cari Uang” dan tulisan Pak Jamil Azzaini, “Uang Bukan Nomor Satu”.

Dalam kedua tulisan tersebut, jika boleh merangkum, pada intinya adalah mengkritisi orang – orang yang berkarir hanya berorientasi pada uang. Uang memang kita perlukan, namun jika kita tidak mampu memaknai apa yang kita kerjakan maka hati kita akan terasa hampa. Uang mungkin banyak, namun hidup tidak bahagia. Orang – orang terbaik, hidup untuk ‘dikejar’ uang bukan untuk ‘mengejar’ uang. Semakin mengejar uang, maka uang pun semakin melelahkan untuk didapat. Sementara orang yang ‘dikejar’ uang, menggunakan hati mereka ketika bekerja, memaknai apa yang mereka lakukan, memberikan yang terbaik, serta menjadi expert di bidangnya.

Seringkali ketika kita sudah menamatkan sekolah tinggi, keluarga atau pasangan kita langsung mendesak agar kita mendapatkan pekerjaan dengan hasil yang lumayan, kalau bisa tinggi dan prestise di mata masyarakat. Sayangnya, desakan ini mengesampingkan aspek pemaknaan mengapa kita harus memilih profesi atau pekerjaan itu. Hal yang terjadi pada umumnya adalah kita selalu melihat rumput tetangga lebih hijau, berpindah – pindah tempat kerja, berharap mendapat posisi yang lebih baik, serta gaji yang lebih tinggi. Ini tidak akan ada habisnya dan mungkin akan sangat melelahkan. Saya bisa bercerita seperti ini karena banyak teman saya yang mengalaminya dan sharing kepada saya.

Membaca dua tulisan tersebut membuat saya tersenyum dan gembira, karena memberikan suntikan semangat yang besar kepada diri saya dan tim. Sudah sejak lama, saya selalu ditanya oleh teman – teman saya yang sudah berkarir dan memiliki gaji besar, “Elo ga kerja aja Ry di perusahaan multinasional? Elo ga berkarir aja? Ngapain lo capek – capek ngembangin CerdasMulia?”. Kadang hati ini sempat bergumam dalam hati, apa saya berhenti aja ya mengembangkan CerdasMulia Institute? Saya adalah lulusan S1 dan S2 dari universitas terkemuka, masa iya saya hanya bekerja di sebuah start up? Lebih miris lagi ketika sudah adu pendapatan, rasanya lebih tersayat (hiks).. Ada dari mereka yang sudah mendapatkan penghasilan dua digit sebulan, sementara penghasilan saya kadang tertatih – tatih dan tidak pasti.

Namun, rasa itu semua sirna ketika saya membaca dua tulisan di atas. Dua tulisan di atas benar – benar mewakili apa yang saya pikirkan dan rasakan. Saya rasanya benar – benar ingin berteriak, “SESUNGGUHNYA SAYA MENCARI MAKNA, BUKAN SEKEDAR HARTA.” Hal ini terbukti beberapa tahun kemudian, ketika memang kita mengerjakan semuanya dari hati, maka justru harta yang mengikuti. Orang bilang kerja itu mencari uang yang banyak. Kalau saya mencari uang yang cukup, di mana kalau mau naik haji uangnya cukup, beli rumah uangnya cukup, mau beli mobil uangnya cukup, beli motor uangnya cukup, mau makan uangnya cukup, hehehehe…

Jujur, saya merasa beruntung memiliki tim yang keren di CerdasMulia Institute. Bagi yang belum tahu, CerdasMulia Institute adalah lembaga yang saya dan beberapa rekan gagas untuk bisa meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia. Bentuknya banyak, mulai dari penerbitan buku, mengadakan seminar, pelatihan, serta workshop. Salah satu pelatihan yang paling banyak diminati adalah Young Trainer Academypelatihan untuk mengasah keterampilan berbicara dan berkomunikasi di depan publik. Hati saya terenyuh ketika membuka – buka kembali surat – surat yang dituliskan oleh alumni pelatihan saya. Banyak sekali ucapan – ucapan tulus dan terima kasih, karena saya membantu hidup mereka untuk menjadi lebih baik.

IMG_20150520_070149

Beberapa surat ucapan terima kasih dan doa untuk saya dari para alumni pelatihan. Membuat saya tersentuh dan merasa bahwa hidup saya bermakna.

Salah satu tulisan di atas berbunyi,

Dear mas Arry,
Terima kasih banyak mas, atas semua ilmu yang telah diberikan kepada kami semua dengan penuh keikhlasan dan keceriaan. Semoga Allah selalu memberkahi hari – hari mas Arry

 

Mungkin jika diukur harta, tentu saya kalah jauh dengan teman – teman saya yang sekarang ini telah menjadi manajer atau pimpinan perusahaan terkemuka. Namun dari segi makna, saya sangat bahagia melakukan apa yang saya jalani seperti sekarang ini. Kelak suatu saat nanti, jika saya terus melakukan yang terbaik dan senantiasa bekerja dengan hati, maka uanglah yang akan mengikuti.

Pada tanggal 20 Mei ini, tepat di Hari Kebangkitan Nasional saya menyerukan kepada generasi muda untuk tidak hanya bekerja mencari harta, namun mengikat makna. Karena ketika kita melakukan sesuatunya dari hati, maka kita bisa lebih banyak berkontribusi dalam membangun Indonesia.

Bagaimana menurut Anda? Untuk berkomunikasi dengan saya, follow saja @ArryRahmawan

#UPDATE : Bagi Anda yang ingin mengasah ketermapilan berbicara di depan publik, jangan lupa ikuti program #YoungTrainerAcademy8 | 13 – 14 Juni 2015 di Bogor. Untuk informasi dan pendaftaran, silakan klikdaftar.youngtraineracademy.com atau hubungi 0856-5547-8810 (Hadi).

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang saat ini sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki hobi menulis dan blog ini adalah tempatnya untuk berbagi terkait pengalamannya di baik di dunia akademik, entrepreneurship, dan juga pengembangan diri.

Arry berpengalaman dalam menjadi pembicara/konsultan di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait dengan tulisan - tulisannya di blog ini.

Untuk menghubungi saya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!

JOKER123
JUDI SLOT
POKER ONLINE
JUDI ONLINE
JOKER123
JOKER123
SLOT ONLINE
SLOT GACOR
JOKER123
JOKER123
SLOT
SLOT ONLINE
JOKER123
SLOT ONLINE
SLOT ONLINE
JOKER123
JUDI BOLA
JUDI SLOT
JOKER 123
SLOT
SITUS SLOT
JOKER123 APK
JOKER123
SLOT ONLINE