Akademik My Journey

Mengenal Apa Itu Kolokium Doktor (PhD Colloquium)

Written by Arry Rahmawan

Ketika nanti kita menjadi seorang mahasiswa doktoral, akan ada banyak sekali kegiatan-kegiatan di luar kelas perkuliahan yang akan kita ikuti. Salah satu aktivitas luar kelas tersebut dinamakan PhD Colloquium, atau bahasa Indonesianya adalah Kolokium Doktoral. Bagi teman – teman pembaca yang saat ini sedang studi S3, mungkin istilah ini sudah tidak asing lagi. Namun bagaimana dengan Anda yang baru berencana untuk melanjutkan S3? Besar kemungkinan Anda masih asing dengan istilah kolokium doktor.

Saya sendiri berinisiatif untuk menuliskan tentang Kolokium Doktor setelah pada tanggal 26 November 2020 yang lalu saya berkesempatan menjadi presenter di research section saya (Policy Analysis Section, TU Delft). Sebelum saya menceritakan gambaran tentang bagaimana kolokium doktor di TU Delft, yuk kita kenali sedikit tentang PhD Colloquium atau Kolokium Doktor.

Apa itu Kolokium Doktor (PhD Colloquium)?

Jika menilik pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), maka yang dimaksud dengan kolokium adalah:

  1. Pertemuan keahlian; seminar;
  2. Kegiatan belajar (pada tataran pendidikan sarjana) yang dilakukan dalam bentuk seminar untuk membahas proyek penelitian bertaraf lanjutan

Sementara jika mengacu pada definisi kamus Merriam-Webster, maka definisi dari colloquium adalah:

a usually academic meeting at which specialists deliver addresses on a topic or on related topics and then answer questions relating to them.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Sebuah pertemuan akademik di mana para spesialis membawakan topik tertentu untuk kemudian menjawab pertanyaan yang muncul terkait topik tersebut.

Sudah terbayang apa yang dimaksud kolokium?

Yap, jadi sebenarnya PhD Colloquium pada intinya adalah sebuah pertemuan untuk saling berbagi tentang apa riset yang sedang kita kerjakan pada kolega riset kita di bidang atau research section yang sama. Pertemuan ini dapat berupa formal ataupun informal. Namun untuk kolokium ini umumnya mengacu pada pertemuan informal, sementara untuk pertemuan formalnya dinamakan symposium.

Karena sifatnya yang informal, maka tidak ada penilaian atau judgement khusus terhadap apa yang kita presentasikan. PhD Colloquium ini sifatnya memberikan update terkait penelitian kita dan kita mendapatkan feedback berupa pertanyaan atau klarifikasi tentang riset kita dari para kolega sesama PhD student atau profesor pada bidang keilmuan tersebut. Menurut saya, PhD Colloquium ini sangat bermanfaat untuk melatih kita mempresentasikan riset kita secara runut dan jelas, serta mendapatkan arah yang lebih jelas untuk riset ke depan karena kita dapat bertukar pikiran dengan kolega kita.

Jika di kampus Anda presenter PhD Colloquium tidak bersifat wajib untuk semua orang (seperti di kampus saya TU Delft, pembicara dipilih berdasarkan apakah mereka mau atau tidak mau), maka saya menyarankan Anda untuk berinisiatif mengambil kesempatan ini.

Saya akan sedikit menceritakan pengalaman saya membawakan PhD Colloquium di Policy Analysis Section TU Delft dan beberapa pelajaran penting yang dapat saya ambil.

Pengalaman Menjadi Presenter di PhD Colloquium TU Delft

Di TU Delft, setidaknya di fakultas saya, PhD colloquium dibuat informal dan santai. Maksudnya, PhD Colloquium tidak termasuk dalam GS Credits. Jadi bagi yang ikut atau tidak ikut, presentasi atau tidak presentasi tidak akan mempengaruhi kelulusan. Namun, bukan berarti PhD Colloquium ini tidak penting. Di research section saya bidang Policy Analysis, justru PhD colloquium adalah salah satu event yang selalu ditunggu – tunggu. Jika tidak sedang pandemi, kolokium dilakukan secara offline. Namun dikarenakan sedang pandemi, PhD Collquium saat ini dilakukan secara online.

PhD Colloquium di Policy Analysis Section memiliki durasi 1 jam dan umumnya menghadirkan 2 presenter. Acara dibuka oleh ketua colloquium yaitu head of policy analysis section yang juga merupakan promotor PhD saya. Acara pertamanya biasanya diawali dengan interactive game session, yang pada intinya adalah permainan ice breaking untuk mencairkan suasana agar tidak terlalu tegang. Setelah itu acara dilanjutkan dengan presentasi dari PhD student/candidate mengenai topik risetnya dengan waktu kurang lebih 15 menit lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setelah itu acara dilanjutkan dengan presentasi kedua dari Assistant/Associate/Professor tentang kepakarannya selama 20 menit untuk kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab juga.

 

Cuplikan ketika saya membawakan PhD Colloquium

Bagaimana sih rasanya membawakan PhD Colloquium? Tentu saja awalnya deg – degan ya, karena yang menonton itu tidak hanya teman sesama PhD, tetapi juga para profesor yang pengalaman risetnya sudah sangat mendalam. Apalagi kalau mau dibilang jujur, Bahasa Inggris saya juga masih terbata – bata. Maka dari itu, H-1 sebelum PhD Colloquium saya melakukan latihan intensif dan juga meminta teman saya sesama PhD student untuk memberikan feedback sehingga saya tahu bagian mana yang harus saya perbaiki untuk presentasi saya.

Alhamdulillah presentasi dan PhD Colloquium saya berjalan dengan sangat lancar. Bagi sahabat pembaca yang ingin melihat presentasi versi lengkapnya (siapa tahu kita dapat berkolaborasi), silakan buka link berikut ini:

>> PHD COLLOQUIUM POLICY ANALYSIS – 26 NOVEMBER 2020 <<

Puji syukur kehadirat Allah, yang tadinya saya khawatir akan mempresentasikan sesuatu yang tidak jelas, tetapi malah mendapatkan apresiasi dari profesor saya. Dan banyak sekali pembelajaran yang saya dapatkan, diantaranya adalah:

  1. Berlatih memperlancar bicara dan presentasi Bahasa Inggris. Buat saya ini sangat penting karena sebisa mungkin saya ingin bisa membuat orang – orang sedunia paham apa yang saya kerjakan (setidaknya di bidang ilmu yang sama).
  2. Berlatih membawakan presentasi dengan runut, precise, dan tepat waktu.
  3. Berlatih menyederhanakan bahasa riset sehingga lebih mudah diterima oleh orang awam
  4. Berlatih untuk berbagi dan bertukar perspektif dengan peneliti lainnya

Dan masih banyak lagi manfaat yang saya dapatkan. Makanya seperti yang saya katakan sebelumnya, jika PhD Colloquium ini sifatnya tidak wajib, maka sebisa mungkin kesempatan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri dan juga mensosialisasikan apa yang sedang kita kerjakan.

Semoga bermanfaat ya untuk memberikan gambaran tentang apa itu kolokium doktoral.

Salam,
Arry Rahmawan
PhD Candidate, Delft University of Technology
Dosen, Universitas Indonesia

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!