Uncategorized

Mengenal Belenggu Penghambat Pembelajaran (1)

Catatan: Artikel ini saya tulis sewaktu saya aktif di forum SHoT ESQ Kota Bogor di tahun 2008. Tulisan ini dipublikasikan kembali tahun 2013.

Kali ini saya akan membahas beberapa sifat yang “membelenggu” dan menghambat proses pembelajaran seseorang ke arah yang lebih baik. Belenggu-belenggu ini juga dapat mencegah cahaya masuk ke hati, dan akan menyulitkan seseorang untuk mengembangkan kecerdasan emosi.

Sewaktu pelatihan ESQ dulu, saya dikenalkan dengan metode Pak Ary  di mana belenggu ini ada 7 macam. Pelatihan dan proses untuk menghilangkan 7 belenggu ini dinamakan Zero Mind Process, dan dalam pengajaran training, dilatih paling awal, karena dengan zero mind process inilah,pembelajaran bisa dilanjutkan.

Mungkin sahabat semua pernah merasakan belenggu-belenggu penghambat perkembangan ini, namun sulit untuk mengidentifikasinya. Kenapa seseorang gagal atau tidak bisa merealisasikan impiannya? Bisa jadi karena disebabkan belenggu penghambat pembelajaran ini.

1. Suka membandingkan dengan pengalaman masa lalu.
Ada orang bilang, pengalaman adalah guru yang paling baik. Kemudian ada orang yang berhenti berjuang karena dia sudah gagal berkali-kali, dan dia membandingkan dengan pengalamannya yang membuat trauma, sehingga dia tidak mau mencoba lagi. Satu hal yang pasti, pengalaman adalah sarana belajar, bukan sarana pengukur hasil. Mungkin kemarin gagal, tetapi kalau kita mencoba lagi, belum tentu gagal, bahkan justru di situlah peluang kita untuk berhasil. Berpikirlah merdeka. Kuncinya ikhtiar optimal dan tawakal maksimal saja. Nih, Allah sudah memberi jaminan kemenangan, dengan catatan khusus.

“Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang- orang yang mendapat kemenangan” (QS. An-Nur:52)

Oleh karena itu, bila mempunyai impian harus sesuai dengan ketaatan kita pada Allah dan RasulNya, serta rasa takut itu harus dilandasi dengan rasa takut kepada Allah SWT.

2. Kurang Percaya Diri
Ini juga salah satu kunci yang menyebabkan kita terhambat. Kurang percaya diri ini biasanya minder terhadap orang lain, dan kurang yakin kepada diri sendiri bahwa kita mampu melakukan sesuatu. Kurang percaya diri biasanya karena seseorang tidak memandang manusia sebagai manusia, dalam artian memiliki derajat yang sama. Waktu di training ESQ, yang diajarkan ketika kita minder seperti itu, banyak zikir. Contoh : Allahu Akbar atau Laa Ilaaha Illallah, artinya Allah Maha Besar atau Tiada Tuhan selain Allah. Itu berarti kita mengakui bahwa hanya Allah yang pantas membuat kita minder. Tapi percaya diri ini tidak boleh berlebihan karena bisa membuat takabur alias sombong, padahal yang Maha Besar itu cuma Allah, dan Allahlah yang pantas sombong. Nah, Allah di dalam Al-Quran sudah memberikan kita pernyataan yang luar biasa untuk membangkitkan kepercayaan diri dan ketentraman hati. Buka QS. Ar Ra’d : 28

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.”

3. Lingkungan Negatif
Nah, ini juga termasuk belenggu. Kenapa? Karena banyak orang yang terpengaruh oleh lingkungannya. Misal orang berkata, “udah, nyerah aja, percuma.” terkadang dari kita percaya saja dengan perkataan itu. Padahal kita mau maju, tetapi dihambat oleh lingkungan. Contoh lain, pernah saya bercita-cita untuk kuliah teknik di Jerman (ngikutin Habibie kali yee..). Ada yang bilang,”wah mimpi loh Ry, ga mungkin.” tetapi teman saya yang positif berkata, “Subhanallah, itu cita-cita yang bagus. Muslim memang harus pandai, dan kita harus menuntut ilmu kepada ahlinya.” Nah, Allah sudah banyak berfirman di Al-Quran tentang orang-orang yang mengikuti nenek moyang mereka, padahal pada nenek moyang mereka tidak ada ilmu sama sekali. Nah, langkah pertama coba carilah teman atau sahabat atau hiduplah di lingkungan positif. Kan rasul sudah bersabda:

“Kawan pendamping shaleh itu ibarat penjual minyak wangi. Bila tidak memberi minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan yang buruk ibarat tukang besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya.” (HR. Al-Bukhari)

Lingkungan atau teman bahkan sahabat yang negatif itu sangat berbahaya, karena bisa menghambat kita untuk menjadi lebih baik. Jadi wasapadalah terhadap belenggu yang satu ini.

4.  Literatur yang Salah
Literatur itu bisa berupa majalah, artikel, buku, kitab suci, dan lain sebagainya. Kenapa literatur bisa menjadi belenggu? Karena orang yang memegang literatur yang salah, hatinya bisa tertutup dan menghambat untuk berkembang menjadi lebih baik, yang ada malah makin bertambah parah. Tidak percaya? Ada beberapa literatur terkenal yang bisa menutup hati. Contohnya, The Origin of Species karya Charles Darwin, yang menampik fakta ketuhanan berlandaskan sains. Ada Main Kampf karya Adolf Hitler yang menginspirasi invasi Nazi menjadi penguasa Eropa, walaupun harus membunuh wanita dan anak-anak dan mengusir penduduk dari rumah mereka. Ada Das Capital karya Karl Marx yang menyebabkan paham komunis ada dan terbentuk sebuah negara bernama Uni Soviet. Tetapi yang menarik adalah, semua yang berpegang pada literatur yang salah akan hancur. Teori evolusi sudah tidak relevan dan dianggap sesat oleh kalangan sains karena tidak masuk akal (baca : keruntuhan teori evolusi karya Harun Yahya). Nazi kalah dalam perang dunia II dan Hitler bunuh diri. Uni Soviet pun bubar karena paham komunis ini tidak dapat dipertahankan.

Lantas literatur seperti apa yang harus kita pegang? Pemimpin abadi kita, Rasulullah SAW, bersabda :

“Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu kitabullah (Al-Quran) dan sunnah Rasulullah SAW”. (HR. Muslim)

Percaya atau tidak, tetapi fakta membuktikan bahwa literatur yang paling bertahan lama dan terjaga keasliannya (tidak ada revisi tetapi kandungannya sangat relevan) dan mampu terus ada sampai saat ini adalah Al-Quran. Umurnya 14 abad. Pemegang literatur yang paling teguh adalah Rasulullah dan para sahabatnya. Tahukah sahabat di catatan orang paling berpengaruh Rasulullah ada di peringkat berapa? Ya! Nomor satu! Paling wahid! Bukan Hitler, bukan Charles Darwin, bahkan bukan Nabi Isa yang diakui Yesus oleh umat Kristen sekalipun! Seandainya Michael H. Hart itu mengenal Abu Bakar, Umar Bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib, mungkin nama mereka ada di catatan 100 orang paling berpengaruh sepanjang masa.

5.  Sifat Malas
Ini juga belenggu yang sangat fatal sekali. Terkadang kita tahu ilmunya, tahu planningnya, tahu harus melakukan apa, tetapi apabila tidak diiringi oleh tindakan untuk merealisasikannya ya percuma saja. Sifat ini merupakan penghambat yang harus dikurangi bahkan dihilangkan. Dalam Islam, sifat ini disamakan dengan sifat setan dan juga merupakan ciri orang munafik. Kenapa? Karena orang yang malas itu biasanya baru akan bergerak ketika benar-benar kepepet, dan akhirnya terburu-buru. Niatnya pun bukan lagi untuk ibadah, tetapi untuk riya’ atau menyelamatkan diri dari amarah orang.

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya(dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (QS An-Nisa : 142)

Rasulullah juga bersabda,”Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barokah dan keberuntungan.” (HR. Ath-Thabrani dan Al-Bazzar). Nah, tentunya rasul berkata seperti itu agar umatnya tidak malas dan berleha-laha. Menjadi pengangguran dan orang malas sangat dicela dalam Islam. Buat yang setelah subuh tidur lagi, coba deh buat melakukan sesuatu yang bermanfaat di pagi hari. Isi waktu luang untuk bermalas-malasan dengan suatu kegiatan yang bermanfaat.

Alhamdulillah, mungkin cukup sekian dulu pembahasan mengenai belenggu yang menghambat pembelajaran. InsyaAllah akan ada bagian keduanya. Jadi rajin-rajin buat ngecek ke blog ini ya…^^

Sekali lagi, dipakainya ayat Al Quran dan Hadits itu bukan untuk mendiskreditkan agama lain, dan bukan untuk satu golongan saja (Islam). Hal itu karena Al-Quran sangat relevan untuk literatur ilmu manajemen dan psikologi dan kebenarannya sangat akurat. Sementara untuk hadits ini, dipakai karena Rasulullah adalah orang paling berpengaruh nomor satu dunia, jadi tidak ada salahnya mengutip kata-kata bijak miliknya, karena kata-katanya penuh dengan kata yang berbobot. Al Quran dan Hadits adalah untuk semua umat manusia dan sifatnya universal. Dan Rasulullah adalah manusia rahmatan lil ‘alamin, manusia yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Salam semangat dan sukses!

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!