Uncategorized

Mengimbangi Pikiran

Dalam beberapa sesi seminar studentpreneur yang saya bawakan, seringkali saya mendapatkan pertanyaan, “Bagaimana cara agar kita bisa yakin dan berani memulai bisnis? Bagaimana cara mengatasi rasa takut gagal dalam berbisnis?”

Pertanyaan seperti ini seringkali membuat saya merenung, terkait dengan betapa seringnya dulu saya takut dan tidak jadi melakukan banyak hal hanya karena pikiran saya sudah berpikir yang tidak-tidak. Bagaimana jika nanti gagal? Bagaimana jika nanti jatuh? Bagaimana dan pokoknya bagaimanalah, hehe..

Padahal, setelah dipikir akan banyak sekali hal-hal yang pada saat kita coba ternyata berhasil! Sewaktu saya pada saat awal ingin membuat blog, saya pernah berkata, “siapakah diri saya? Jika saya membuat blog adakah yang ingin membaca?” Namun ternyata, 1 tahun setelah blog ini dibuat, sudah ratusan komentar dan apresiasi positif yang saya terima. Bagaimana jika karena pikiran seperti itu saya tidak jadi membuat blog? Ya, saya failed by default.

Pikiran kita kadang memang tidak adil, hanya menimbulkan pertanyaan negatif, namun tidak pernah membaliknya. Sebagai contoh,

“Bagaimana jika saya gagal?”

Pernahkah kita balik,

“Bagaimana jika saya berhasil?” Ternyata membalik pertanyaan seperti ini dapat membuat kita jauh merasa lebih berdaya. Orang lain bisa kok, kenapa saya tidak?

Pikiran kita kadang memang tidak adil, memunculkan pertanyaan namun tidak pernah memunculkan solusi. Sebagai contoh,

“Bagaimana jika saya nanti gagal?”

Pernahkah kita menjawab pertanyaan tersebut? Bukankah pertanyaan itu memunculkan pertanyaan baru untuk kita jawab?

“Agar saya tidak gagal di kemudian hari, apa yang harus saya lakukan?”

Pertanyaan seperti itulah yang kemudian membuat kita berdaya untuk mencari solusi bagaimana cara agar diri kita tidak gagal, daripada hanya bertanya bagaimana-bagaimana yang kemudian membuat kita tidak bergerak.

Mengenai takut akan kegagalan ini, salah satu cerita yang paling menarik bagi saya adalah dari penulis Harry Potter, J. K. Rowling. Sudah banyak kisah yang membahas betapa pada waktu itu dia menulis dalam keadaan sangat sulit dan banyak sekali penolakan yang datang dari berbagai penerbit dikarenakan ceritanya yang aneh. Jika Anda jadi J.K. Rowling dan kemudian menyerah untuk menyerahkan naskah Harry Potter Anda, apa yang akan terjadi kemudian? Anda kehilangan kesempatan menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Maka, jika Anda memiliki sebuah ide, gagasan, atau ingin memulai sebuah bisnis sendiri, bergeraklah. Siapa tahu ini merupakan kesempatan Anda menjadi orang paling sukses di dunia.

Saya paling suka quotes dari J. K. Rowling ini,

“It is impossible to live without failing at something, unless you live so cautiously that you might as well not have lived at all – in which case, you fail by default.”

“Sangat tidak mungkin bagi kita hidup tanpa kegagalan, kecuali kita hidup sangat berhati-hati dan tidak melakukan apapun selama kita hidup, di mana hal tersebut sudah pasti menjadikan diri kita sebagai orang gagal karena tidak mencapai hal apapun.”

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips pengembangan bisnis, karier dan pencapaian hidup di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!