Uncategorized

Menulis dengan Percaya Diri

Saya sering sekali mendapatkan pesan masuk di inbox atau pertanyaan dari peserta seminar, “Bang, bagaimana sih tips dan trik menulis yang baik tu? Saya sebenernya pengen banget jadi penulis, tapi kok rasanya susah sekali ya untuk bisa menghasilkan tulisan yang oke?”

Hal seperti itulah yang saya alami sekitar 3 tahun yang lalu. Sama persis. Saya sering sekali curhat dengan Bang Wahyu Awaludin, gimana cara membuat tulisan yang bagus dan enak dibaca. Tulisan saya sudah tidak terhitung lagi yang ditolak oleh media. Mulai dari opini hingga artikel ilmiah. Saya juga sering sekali gagal dalam lomba.

Alhamdulillah sekarang ini justru beberapa tulisan saya sering dikutip media massa, dijadikan referensi media online populer, dan lain sebagainya. Sampai kemudian saya sampai pada satu titik kesimpulan: menulis itu perlu proses dan kepercayaan diri.

Menurut saya, semua orang bisa menulis. Tidak terkecuali. Siapapun bisa. Tidak perlu bakat khusus, tidak perlu kejeniusan atau apapun. Kenapa? Karena setiap orang pasti unik. Memiliki pengalaman berbeda. Memiliki cerita berbeda untuk dibagi, dan bahkan memiliki imajinasi yang sangat-sangat hebat yang siap dituangkan di atas kertas (atau layar laptop, hehe..)

“Bang, saya ga pede tulisan saya dibaca orang nih. Takutnya jelek,”

Wah, sering sekali ada yang berkata demikian ke saya. Sama, dulu saya juga takut dan malu sekali buat menulis. Tetapi justru dari situlah kita bisa belajar. Jika memang kita merasa tulisan kita jelek, maka berlatihlah untuk menulis tulisan yang jelek itu secara rutin. Minta feedback, buat blog, lakukan publikasi di social media, atau apapun. Menulis jelek secara rutin tanpa disadari dapat meningkatkan kualitas tulisan. Setidaknya itu yang saya rasakan. It’s all about process.

Hal ini sekaligus menjawab buat sahabat semua yang takut bahasanya jelek, gaya bahasanya ga nyambung, banyak typo alias salah ketik, kata-kata banyak yang ga pas, dan lain sebagainya. Pede aja lagi! Yang penting nulis, publish, share, dan minta masukan. Satu tulisan baru, berarti itu juga karya baru loh. Masalah sempurna atau ga, nanti biar urusan editor. Hehe.. Sekaliber J.K. Rowling aja sempat ditolak berkali-kali saat menawarkan naskah Harry Potter ke penerbit. Jadi, ga usah malu. Itu adalah proses pembelajaran.

Saya yakin, tidak ada yang akan komentar, “Tulisan lo jelek banget!”

Saya mulai belajar menulis rutin sejak 3 tahun yang lalu. Tahu apa yang terjadi? Tulisan saya dicecar, tidak sistematis, biasa saja. Kalau kata Syahrini, “Cetar tapi ga menggelegar”, tulisan saya justru ga ‘cetar’ sama sekali.

Tapi, nulis harus tetap jalan *semangat 45*.

Alhamdulillah ternyata apa yang ditulis dari dulu hingga sekarang mampu memberikan manfaat dan pencerahan bagi para pembaca. Saya pun tidak percaya sebenarnya. Berawal dari tulisan-tulisan yang saya buat inilah kemudian banyak sekali datang tawaran pelatihan, diwawancara media massa, hingga rezeki-rezeki lain yang sangat tidak diduga kedatangannya. 🙂

Jadi, buat kamu yang masih belajar menulis, pede aja lagi! Ini bukan berarti tulisan saya sudah sempurna, tetapi saya hanya mencoba menuliskan gagasan yang bisa dibagi kepada sahabat semua. Sharing is Caring. Caring is Happy!

Jadi, adakah tulisan Anda yang ingin di share? Kotak komentar di bawah menunggu untuk diisi oleh link URL tulisan Anda.

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Tinggalkan Komentar