Uncategorized

Obituari Kita

Pada 10 Juni lalu saat saya sedang membaca sebuah surat kabar terkemuka di Indonesia, di situ terdapat obituari dari seorang yang disegani dan luar biasa. Obituari (buat yang belum tahu) adalah sebuah catatan berita duka mengenai kepergian seseorang yang sangat penting, dan tersebar di berbagai macam media. Beliau merupakan salah satu orang terkaya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Ya, siapa lagi kalau bukan Om Liem atau Sudono Salim. Pemilik Salim Grup yang sekarang perusahaannya ada di mana-mana.

Setelah merenungi dengan seksama, meninggalnya Om Liem kemudian langsung menjadi banyak bahan tulisan orang-orang. Mulai dari kebaikannya, jasa-jasanya, kecerdasannya dalam berbisnis, bahkan tips suksesnya selama hidup. Saya jadi berpikir, “kalau saya meninggal nanti, obituari saya seperti apa ya?”, apakah orang-orang akan merasakan kehilangan, atau justru biasa-biasa saja?

Saya jadi ingat kisah tentang seorang Alfred Nobel yang dalam salah satu catatan sejarah kehidupannya, pernah salah menerima obituari. Jadi, pada waktu itu yang meninggal adalah saudaranya, yang sama-sama bernama Nobel. Tetapi surat kabar pada waktu itu salah membuat obituari yang akhirnya menuliskan nama Alfred Nobel yang masih hidup. Akhirnya dia pun juga berpikir, ‘saya tidak mau mati dengan peninggalan dan cerita yang biasa-biasa saja. Harus ada ratusan ribu orang yang melihat pemakaman saya’. Akhirnya setelah kerja keras bertahun-tahun, dia menemukan dinamit yang membuat hidupnya sukses kaya raya, yang akhirnya uangnya disumbangkan untuk penghargaan bergengsi Nobel seperti yang kita kenal saat ini. Walaupun usianya sudah tutup, tetapi hingga saat ini kita masih mendengar dan akrab dengan yang namanya Nobel.

Nah, pertanyaannya tentu ditujukan kepada diri kita masing-masing. Obituari kita, nantinya seperti apa? Apakah nanti ketika kita meninggal, orang akan mengenang kita biasa-biasa saja? Apakah ketika kita meninggal nanti justru orang akan bersyukur (jangan sampai deh kalo yang ini)? Atau justru saat kita meninggal nanti yang melayat kita ratusan ribu orang?

Melihat mereka yang selalu dirindu dan dinanti, serta benar-benar merasakan kehilangan yang amat sangat ketika mereka pergi, kita bisa melihat bahwa walaupun kita menutup usia, tetapi sesungguhnya kita bisa memperpanjang hidup kita. Dengan apa? Yaitu dengan karya, prestasi, dan kebermanfaatan yang kita berikan kepada sesama. Rasanya cukup tiga itu mewakili, jika kita ingin usia kita lebih lama daripada umur yang tidak seberapa.

Bagaimana menurut Anda? Seperti apakah obituari kita nantinya? 🙂

Ingin berkomunikasi lebih lanjut? Follow @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!