High Performance Me

Passion Apa yang Harus Saya Kembangkan?

Saya sudah menduga bahwa tulisan-tulisan saya tentang passion ini akan menjadi tulisan yang sangat dibanjiri pertanyaan karena banyaknya kegalauan yang mungkin muncul,

“Apa sih sebenernya passion gue?”

“Apakah pekerjaan yang sekarang gue lakukan ini sesuai passion gue?”

Rekan pembaca mungkin tidak percaya betapa banyaknya pertanyaan yang setiap hari masuk ke inbox email saya yang bertanya tentang pencarian passion dan segala hal-hal lainnya yang berhubungan. Namun saya tidak pernah merasa bosan menjawabnya, karena ini adalah salah satu kontribusi untuk mewujudkan peradaban Indonesia yang Cerdas dan Mulia. Cerdas adalah mampu mengoptimalkan segala potensi dan keunikan diri, mulia adalah bagaimana melakukan transformasi potensi itu jadi prestasi dan inspirasi yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

Kalau passion saja tidak tergali, bagaimana dengan potensi-potensi lainnya?

Saat ditanyakan tentang apa passion Anda? Kebanyakan orang akan menjawab tentang hal-hal yang mereka suka, termasuk hobi dan interest. Jawaban yang saya terima pun lucu-lucu. Ada seorang teman yang menjawab, Passion saya tidur! Ada lagi yang menjawab, “Main game/PS”, dan lain sebagainya.

Saran saya (seperti banyak tulisan-tulisan saya sebelumnya), silakan di list terlebih dahulu apa passion yang sekiranya – menurut Anda – itu adalah passion Anda. Cara mengetahui paling mudah tentang passion adalah Anda senang melakukannya, enjoy, dan benar-benar bisa mengerjakannya dengan sepenuh hati.

List awal ini umumnya akan berisikan banyak sekali passion Anda. Sekarang, pertanyaannya, manakah yang harus saya kembangkan? Jika passion saya adalah nonton film di bioskop, apakah passion ini yang harus saya kembangkan? Bagaimana cara mengembangkannya? Pertanyaan yang lebih miris, “ngembangin passion nonton film di bioskop, mau jadi apa gue ntar?”

Jadi, mana yang harus kita pilih untuk diasah dan ditajamkan?

Saya menemukan sebuah formulasi yang dinamakan passion triangle, di mana passion triangle ini merupakan patokan mana passion yang bisa dikembangkan serius atau tidak. Passion triangle memiliki gambar kurang lebih seperti ini,

Jika Anda sudah membuat passion list, maka hal tersebut belumlah cukup karena perlu disortir lagi mana yang harus dikembangkan dengan menggunakan passion triangle ini. Maka pastikan bahwa hal yang Anda tuliskan itu Anda suka atau cinta mengerjakannya, bermanfaat atau menghasilkan nilai tambah, dan menguntungkan secara ekonomi.

Sebagai contoh, saya punya 20 passion list yang kemudian disortir kembali menjadi 3 dengan passion triangle, salah satunya adalah menulis.

Saya suka/cinta dengan menulis.

Menulis adalah hal yang bisa bermanfaat dan memberi nilai tambah.

Menulis menguntungkan secara ekonomi, salah satunya menjadi sebuah buku. (cek buku terbaru saya #StudentpreneurGuidebook).

Jadilah kemudian passion menulis saya kembangkan terus, terus, dan terus menerus bahkan hingga hari ini. Agar kelak menjadi sebuah expertise yang unik dan bisa menjadi sebuah karir yang kita cintai.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips pengembangan bisnis, karier dan pencapaian hidup di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!