High Performance Me

Pentingnya Membuat Peta Kehidupan yang Jelas (Writing Challenge #9)

Written by Arry Rahmawan

Sudahkah Kita Memiliki Peta Hidup yang Jelas?

Halo sahabat pembaca blog ArryRahmawan.Net! Apa kabar? Jumpa lagi bersama saya. Mohon maaf kalau hari ini saya sangat terlambat menulis (di jam saya pukul 22.49). Berarti saya hanya memiliki waktu satu jam lebih sedikit untuk menuntaskan tantangan menulis saya yang ke – 9 hari ini.

Jujur walaupun writing challenge ini awalnya cukup berat untuk saya, tetapi saya senang karena writing challenge ini ternyata menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Saya salut dengan salah satu teman, guru, dan juga alumni pelatihan saya, Rezky Firmansyah yang saat ini sedang menggalakkan gerakan passion writer nya. Senang rasanya tulisan saya dikutip dalam tulisannya yang berjudul 3 Tips Mengatasi Sindrom Malas Menulis dan membuatnya melakukan writing challenge juga selama 30 hari. Anda juga bisa membaca tulisan – tulisan renyah Rezky di websitenya langsung, http://rezkyfirmansyah.com. Jadi semangat lagi deh saya untuk menuntaskan 30 days writing challenge ini, hehehe..

So, kenapa hari ini saya terlambat sekali untuk menulis dan posting di blog ini?

Karena hari ini, saya dan istri sedang bermain dengan apa yang namanya berburu harta karun! Permainannya sederhana saja, saya dan istri mendapatkan sebuah peta untuk kemudian menuju ke tempat yang dimaksud agar bisa menemukan harta karunnya.

Sederhana kan ya? Saya dan istri juga berpikir demikian. Sewaktu kami melihat peta, kami langsung tahu bahwa sepertinya perjalanan ini akan sangat mudah! Tetapi ternyata, yang terjadi di lapangan adalah sebaliknya. Kenapa? Begini kisahnya.

Mencari Harta Karun Berupa Perumahan Baru

Jadi ceritanya hari ini saya beserta istri mendapatkan sebuah misi untuk mengecek sebuah perumahan baru yang bernama perumahan X dari bapak mertua saya. Jujur saya tidak tahu di mana itu perumahan Xnamun yang saya tahu katanya rumah di situ murah. Hehe.. jadi tertarik juga ya… Saya juga jadi pengen lihat itu perumahannya seperti apa. Untuk ke sana, saya dibekali sebuah peta beresolusi kecil yang agak blur dari perumahan X ini. Begini petanya,

perumahan X

Tahukah Anda apa yang ada di benak saya saat melihat peta ini? Wah, ini perumahan sih gampang ditemukan! Saya tahu beberapa lokasi yang ada di peta itu, seperti Stasiun Citayam dan Pasar Citayam. Sepertinya tidak jauh – jauh dari situ. 15 menit juga sepertinya akan langsung ketemu (saya berangkat dari kampus UI Depok).

Jadilah sore ini sehabis maghrib saya bersama istri menuju perumahan X ini. Dalam kenyataannya di jalanan, ternyata tidak seindah dan sesimpel di peta. Di jalan aslinya, saya menemukan ada banyak sekali tikungan dan jalan yang bercabang. Sangat berbeda dengan apa yang ada di peta tersebut yang hanya menunjukkan jalan lurus, belok, lalu lurus lagi. Parahnya, di peta tersebut ancer – ancer tempatnya menurut saya kurang jelas. Kami pun bolak – balik bertanya kepada masyarakat sekitar dan memastikan apakah kami menuju jalan yang benar.

Saat berbelok – belok itu, saya juga baru sadar bahwa ternyata di peta tersebut TIDAK ADA NAMA JALAN! WEEW! Pe-er banget dah ini. Kalau Anda perhatikan, di peta Anda akan menemukan bahwa jalan – jalan yang ada di sana tidak diberi nama. Bahkan, di perjalanannya saya dan istri nyasar ke perumahan Y. Istri saya bahkan nyaris menyerah, “Duh kalau begini kita pulang saja deh, kak. Capek.”

Namun saya yang sudah terlanjur nyetir jauh – jauh, kekeuh pengen banget bisa nemuin itu perumahan ada di mana. Pokoknya harus ketemu. Setelah tanya orang sana – sini, kesasar di belokan sana – sini, akhirnya yang tadinya saya berekspektasi bahwa perjalanan hanya memakan waktu 15 menit, malah pencarian itu nyaris 1,5 jam lamanya! Luar biasa! (Itu kalau dari Depok naik motor sudah nyaris sampai di Puncak, hehe).

Pelajaran dari Peta yang Bisa Diambil

Saya jadi berpikir, kalau ditinjau ulang sebenarnya sudah jelas mengapa perjalanan saya menjadi lama : itu karena peta petunjuknya yang SANGAT TIDAK JELAS! Walaupun saat itu usaha saya dan istri sudah begitu gigih untuk menuju tujuan ke perumahan X itu, namun dengan peta yang tidak jelas membuat kami nyaris saja putus asa untuk bisa mencapainya.

Sekarang coba kita bayangkan kehidupan kita. Apakah kita saat ini sudah memiliki peta yang jelas untuk menuju ke suatu tujuan tertentu? Menurut saya, memiliki tujuan yang jelas saja tidak cukup tanpa disertai peta untuk mencapainya. Saya mengibaratkan peta itu seperti ‘strategi’ untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan dan strategi itu adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Nah, pertanyaannya sudahkah Anda memiliki peta untuk mencapai tujuan – tujuan Anda?

Misalnya, saya memiliki impian atau cita – cita ingin menjadi seorang trainer profesional di bidang high performance. Maka saya menggambarkan peta yang jelas tentang bagaimana cara agar saya bisa mencapainya. Mulai dari buku apa yang harus saya tulis, materi apa yang harus saya buat, bagaimana cara saya latihan, blog seperti apa yang harus saya publikasikan, dan sebagainya sejelas mungkin agar saya dapat sampai pada tujuan dengan lebih cepat.

Semoga perjalanan saya mencari ‘harta karun’ perumahan X ini bisa menjadi hikmah buat kita semua.

Oh ya, satu lagi. Saat kita tanya ke perumahan itu berapa slot rumah yang tersisa, ternyata jawabannya : SOLD OUT! Luar biasa, kami terlambat. Plus saya baru pulang sampai rumah pukul setengah sebelas malam dengan badan pegal – pegal. Langsung buka laptop dan meluangkan waktu sejenak selama setengah jam untuk menulis cerita unyu ini… ^^

Jadi, sudahkah Anda memiliki peta yang jelas untuk mengantarkan Anda sampai pada tujuan – tujuan Anda?

Salam,

Arry Rahmawan
High Performance Trainer
Founder 
CerdasMulia Institute
Penulis Best Seller Studentpreneur Guidebook

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!