Uncategorized

Prinsip 3 AS dalam Kerja

Tulisan ini saya buat ketika berada di kereta dalam perjalanan pulang dari Semarang ke Jakarta. Sebelumnya saya dijadwalkan pulang pukul 22.30 malam ini, tetapi karena besok ada UAS, jadi saya re-schedule jadwal dan pulang pukul 05.30 pagi. Banyak pesan masuk dari teman dan sahabat-sahabat sejati saya di Semarang yang kecewa belum bisa ketemu (coba kalo ga ada UAS yah, hehe). Tetapi mudah-mudahan memang ini jalan terbaik dan kita dipertemukan di lain kesempatan.

Rata-rata teman saya di Semarang melemparkan pertanyaan yang sama sih, “Ry kamu sekarang udah hebat ya, udah jadi trainer, motivator, pembicara seminar, yang sudah keliling-keliling Indonesia? Itu gimana kok bisa gitu Ry?” Saya merasa tersanjung sekaligus tercambuk untuk tidak boleh puas. Saya masih muda, masih jauh dari kata sukses. Masih perlu banyak belajar. Tetapi jika boleh sharing kenapa saya bisa jadi seperti sekarang ini, maka letaknya adalah kerja dengan prinsip 3 AS. Maksudnya?

Kerja dengan prinsip 3 AS, maksudnya adalah kerja kerAS, kerja cerdAS, dan kerja ikhlAS.

Kerja KerAS

Kerja keras maksudnya adalah melakuan kerja atau berlatih dengan memanfaatkan kekuatan fisik dan stamina. Saya melakukan latihan terstruktur untuk training dan public speaking biasanya di sela-sela tugas kuliah yang padat dan menumpuk. Bahkan tidak jarang mengurangi waktu tidur hingga cukup 4-5 jam saja sehari. Belum disertai untuk mengurus organisasi dan menjadi aslab. Yah, satu kebiasaan saya yang masih buruk tentang hal ini adalah lupa makan (yang berdampak pada badan saya yang menjadi kurus).

Kerja cerdAS

Maksud dari kerja cerdas adalah kita melakukan berdasarkan apa yang kita sukai, cintai, dan senangi. Kerja cerdas juga bisa kita lakukan dengan menyesuaikan kerja dengan keahlian atau potensi kita. Jadi, kerja keras saja tidak cukup. Jika memang ingin hasil kerja menjadi lebih cepat dan memuaskan, maka diperlukan juga kerja cerdas. Saya menjadi trainer, motivator, dan pengisi seminar awalnya karena saya suka mengajar di depan kelas. Begitu juga dengan menjadi penulis buku, itu juga karena saya senang sekali menulis di blog dan media-media massa lain. Kerja cerdas dapat menjadi pengungkit keberhasilan dan kecepatan hasil dari pekerjaan kita. Great result comes from great work. A great work comes from doing your passion.

Kerja ikhlAS

Terakhir, kerja ikhlas adalah bagaimana kita memberikan spirit dan semangat positif dalam setiap pekerjaan kita. Jangan sampai kita merasa kering dan hampa dalam melakukan pekerjaan sehingga tidak bermakna apa-apa. Seperti misalnya ketika saya diminta mengisi di Gebyar Studentpreneur itu saya tidak mematok fee (padahal biasanya untuk 2-3 jam seminar kena 3 juta kalau dari manajer saya, hehe..), yang saya pikirkan adalah saya bisa berbagi ilmu bermanfaat, di mana dari situ bisa menginspirasi orang untuk berbuat kebaikan serupa, dan masing-masing akan mengalirkan amalan dan energi positifnya ke saya sebagai penyebar kebaikannya. Ilmu yang bermanfaat itu pahalanya akan terus mengalir tanpa terputus kan? Nah, spirit-spirit seperti ini yang akhirnya membawa saya untuk selalu menikmati pekerjaan dan merasakan pekerjaan itu bermakna untuk dikembangkan.

Jadi, itu sobat semua kenapa kalau ditanya saya bisa seperti sekarang. Ya hanya mengamalkan prinsip 3 AS dalam kerja. Selesai deh. Tidak rumit dan tidak ribet bukan? Yang susah memang actionnya ya.. Hehe.. 🙂

Oke, semoga bermanfaat ya bagi teman-teman yang mugkin belum tahu prinsip 3 AS ini dalam bekerja.

Bagaimana menurut teman-teman? Ada yang ingin menambahkan?

Ingin berkomunikasi lebih lanjut dengan saya? Follow @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!