Uncategorized

Prinsip Nomor Satu Para Pengusaha Mapan

Hari ini saya lagi iseng baca buku The Millionaire Mind, karya Thomas Stanley yang merupakan salah satu buku New York Times Bestseller. Buku ini berisikan laporan saat Stanley mewawancarai lebih dari 733 multijutawan yang berprofesi sebagai pengusaha di Amerika (yang kekayaan bersihnya lebih dari US$10 juta), dan dari tulisan ini ada beberapa hal yang membuat saya terkejut.

Apa yang saya pikirkan pertama kali adalah bahwa orang-orang yang mapan secara ekonomi, apalagi punya kekayaan bersih lebih dari US$10 juta adalah mereka yang memiliki gaya hidup glamour. Liburan dan jalan-jalan kemana-mana, makan di restoran mahal, terbang menggunakan penerbangan kelas utama yang mahal, pakaian dan mobil yang digunakan adalah keluaran terbaru, dan sebagainya.

Ternyata, ciri khas NOMOR SATU dalam buku tersebut dikatakan bahwa para jutawan ini memiliki pola hidup yang HEMAT dan memiliki gaya hidup DI BAWAH standar kemampuan mereka. Bahkan uniknya lagi, mobil yang mereka kendarai kebanyakan adalah mobil-mobil buatan lokal yang harganya relatif lebih murah dan sudah berusia lebih dari sepuluh tahun. Bahkan, untuk pengeluaran bulanan pun mereka hidup dengan anggaran rumah tangga tertentu.

Mereka ini bukanlah orang-orang yang kikir atau pelit, namun ternyata kebanyakan pengusaha mapan mengetahui bahwa sungguh keras perjuangan untuk bisa mendapatkan uang dan mereka akan menyayangkan jika uang harus banyak keluar di pos-pos konsumsi, bukan pos investasi. Mereka inilah yang disebut dengan orang-orang siap kaya. Mereka hidup seperti adanya mereka sebelum kaya. Hal yang terpenting adalah kebutuhan tercukupi, bukan kemudian memuaskan keinginan-keinginan yang tidak perlu saat uang sedang banyak.

Mari bandingkan dengan mereka yang belum siap kaya atau orang-orang kaya palsu. Orang-orang kaya palsu adalah sebutan yang saya berikan bagi mereka yang berusaha untuk ‘tampil glamour’, di mana memaksakan pengeluaran terus-menerus secara konsumtif yang membuat pendapatan benar-benar habis tanpa sisa. Lebih parah lagi, banyak orang yang memaksakan berhutang di luar kemampuannya agar bisa terlihat kaya, agar bisa membeli mobil mewah, perhiasan, baju mode keluaran terbaru, dan sebagainya. Kenyataannya? Hidup mereka jauh dari mapan. Aset ditumpuk dari fondasi hutang. Mereka inilah yang disukai para bankir, orang-orang yang ingin terlihat kaya, boros, dan tidak punya akar.

Kembali lagi, apa sih sebenarnya yang kita kejar selama hidup di dunia ini? Toh manusia hidup akan kembali lagi dan semua harta tidak dibawa mati. Jika saya boleh membandingkan dengan jutawan jaman dulu, nama Abdurrahman bin Auf akan terus terlintas di pikiran. Dengan strategi bisnis dan perdagangannya yang sangat ahli, tidak pernah ada kekayaan di dalam hatinya, sekalipun seluruh kekayaan itu sudah berada di tangannya.

Mungkin itu yang bisa saya simpulkan, jika kita ingin menjadi seorang jutawan sukses, tidak ada kekayaan yang ditaruh di hati bagi setiap jutawan sukses, sekalipun semua kekayaan memang sudah ada di tangannya. Orang-orang inilah yang memang benar-benar kaya, bukan orang-orang kaya palsu yang sok-sok terlihat kaya.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen tetap di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain beraktivitas sebagai pengajar dan peneliti, Arry juga senang membagikan tips dan informasi seputar akademik, kewirausahaan, dan pengembangan diri melalui blog nya di arryrahmawan.net.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!