High Performance Me

Psikologi dan Dimensi Berpuasa

Alhamdulillah, kita kembali lagi bisa merasakan dan menyambut kedatangan bulan yang penuh rahmat dimana segala perbuatan baik akan dihitung sebagai pahala yang dilipatgandakan, berbeda dari bulan-bulan lainnya.Bulan yang istimewa ini dapat mengubah perilaku, kebiasaan, dan jiwa seseorang karena orang yang berpuasa berbeda dengan orang yang tidak berpuasa.

Puasa adalah perintah Allah Swt ( QS. 2 ;183 ) khusus bagi orang yang beriman, dimana bagi orang yang beriman wajib untuk puasa.

Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” ( QS. 2 ; 183 ).

Sesuai dengan ayat diatas ada 4 hal yang perlu kita pahami :

Pertama; Hai orang-orang yang beriman——ini merupakan panggilan khusus, dimana orang-orang yang tidak berpuasa berarti keimanannya terhadap Allah swt belum baik.

Kedua; Diwajibkan atas kamu berpuasa——wajib dimana akan ada syarat-syarat dan rukun seperti : Islam , tidak sedang berhalangan dll.

Ketiga ; Sebagaimana orang-orang sebelum kamu——ada sebuah perbandingan dan berkesinambungan dan ini merupakan sebuah isyarat globalisasi karena ada kesinambungan,  kontinuitas dan puasa Ramadhan adalah puasa yang mendunia, perintah ini tidak parsial “Rahmatan Lil Alamin”. Jadi puasa itu sudah ada dari zaman Nabi Adam AS sampai dengan zaman Nabi Muhammad SAW hanya saja banyaknya berbeda.

Keempat ; Agar kamu bertaqwa——-ini adalah tujuan / goal dari puasa itu sendiri yaitu taqwa— mematuhi perintah Allah SWt  dan Ketaqwaan—–menjadi orang Muttaqin.

            “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam syurga dan kenikmatan” ( QS. At Thuur ; 17 )

Persiapan Yang perlu ada untuk puasa

Fisik —- dalam berpuasa dibutuhkan fisik yang kuat karena dalam puasa itu kita dalam keadaan haus dan lapar.

Mental —- rasa senang dan gairah / semangat ( ghirah  ) untuk menghadapinya karena dengan mental yang baik kita akan mudah me-manage  nafsu kita.

Logistik / materi—- “jangan berlebihan “.

Membuka kembali pelajaran tentang puasa — syarat, rukun, batal, wajib, sunah, makruh , haram dll, agar puasa kita bisa lebih optimal.

Menghilangkan tradisi yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam —- seperti tidur kembali setelah subuh, ngumpul-ngumpul di tempat keramaian menjelang berbuka dll.

Menghormati bulan puasa —- Bagaimana caranya ? Ya berpuasa.

 

Defenisi puasa dilihat dari hikmahnya ( Dinamika Psikologis )

A.    Dimensi Individual

Orang yang berpuasa berarti belajar dan berusaha mengontrol diri, emosi sebagi control internal cth : marah, nafu dll.

Macamnya :

Diet jasmani : mengatur pola makan.

Diet rohani : puasa tidak boleh menghayal yang buruk-buruk, sekaligus membersihkan hati, nurani dan  pikiran.

Melatih keikhlasan : vs riya.

Melatih kesabaran : menahan emosi marah.

Sarana mencapai ihsan : menjadi manusia yang baik karena amal, pedoman hidup dll, cth : dzikir.

Sarana memperdalam ilmu : mendengar ceramah, seminar , kajian dll.

Kiat melawan hawa nafsu.

Pintu gerbang ibadah.

Sarana mencapai muttaqien.

Pensucian diri : lembaga penghapus dosa.

Peningkatan kemampuan Intelegence, cognitive, emotional, social, dan religius : manusia makan semakin matang ( dewasa )

 

B.     Dimensi sosial.

Empati : menumbuhkan rasa empati, mampu, mengerti, memahami, menghayati, dan merasakan, apa yang dialami oleh orang lain, menempatkan diri ke posisi orang lain sehingga akan timbul sikap  tidak semena-mena, mengerti kepentingan orang lain, tepa selira, tidak ujub, sombong, takapbur, sehingga mampu bersyukur.

Menumbuhkan jiwa sosial : membantu orang lain, mengentaskan kemiskinan, kesetiakawanan social.

Ukhuwah Isalmiyah : tidak merasa terasing, terhindar dari perasaan nobody nothing, ini merupakan terapi kelompok.

Mengakrabkan keluarga : hubungan antar keluarga akan bertambah erat karena frekuensi untuk berkumpul semakin banyak yaitu pada saat sahur dan berbuka, dapat dijadikan penangkal broken home untuk menciptakan keluarga sakinah.

Hal-hal diatas adalah hal-hal yang sering kita sadari untuk melakukannya tetapi sering tidak kita sadari manfaatnya, karena hanya hal-hal yang “sepele”, tetapi secara psikologis besar sekali manfaatnya untuk kita dan lingkungan kita, kalo gak percaya cobalah bahas sendiri dan rasakan! 🙂

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!