Uncategorized

Puasa Social Media

Beberapa hari terakhir, kurang lebih selama 3 hari saya mencoba untuk melakukan sesuatu yang menurut saya amat sulit: puasa social Media. Semua akun-akun saya, baik itu Facebook, Twitter, Path, Google+, bahkan blog saya pun terkena imbas dari puasa saya ini. Saya jarang sekali update akun social media , paling juga 1-2 update (hitung-hitung itu sebagai buka puasa, hehe..)

Ada banyak pelajaran yang saya dapatkan dengan melakukan puasa social media ini, salah satunya adalah produktivitas kerja yang meningkat. Sebelumnya saya selalu ingin sekali membuka akun social media saya, melakukan update yang sebenarnya tidak begitu penting dan tidak pandang waktu (entah itu berada di jam kerja atau tidak). Dengan melakukan ‘puasa’ social media ini, beberapa pekerjaan saya menjadi cepat selesai. Kebetulan saya saat ini sedang dipercaya menjadi managing director sebuah inkubator bisnis di Jakarta, Trust Performance Inc (http://truperinc.co.id). Beberapa tugas yang saya lakukan antara lain melakukan rekrutmen, membuat konsep inkubasi bisnis yang keren, hingga mengakomodir pembuatan materi pelatihan dan juga modul belajar bisnis untuk UKM dan Startup yang ingin kami bina. Hasilnya, beberapa tugas yang saya pikir memerlukan waktu yang cukup panjang ternyata bisa dipotong sedemikian hingga dan menjadi lebih cepat saat saya puasa social media ini.

Tidak cukup sampai di situ, 3 hari saya tidak menulis di blog dan tidak berkicau di Twitterland ternyata menjadi pertanyaan cukup banyak orang. Beberapa orang mengirimkan pesan secara pribadi kepada saya baik itu melalui Email ataupun Whatsapp, yang bilang ‘kemanakah update-update social media yang biasa Kak Arry posting? Saya menunggu tulisan atau kicauan-kicauan Kak Arry selanjutnya’.

Kejadian di atas membuat saya tertegun. Saya tidak menyangka bahwa beberapa untai kata yang biasa saya gunakan sebagai tweet atau beberapa buah paragraf yang saya tuliskan untuk blog saya ternyata dirindukan orang.

Mungkin sekarang bagi kita yang menilai bagus tidaknya sebuah akun social media dari berapa jumlah follower nya, bisa mulai memunculkan pertanyaan kedua: berapakah dari follower tersebut yang merindukan update-update dari akun yang bersangkutan? Tentunya ini juga merupakan sebuah sentilan untuk kita yang memiliki akun social media, bahwa berapa jumlah follower kita bukanlah segalanya, namun berapa banyak orang yang merindukan keberadaan, kehadiran, atau update-update kita itulah yang perlu kita perhitungkan.

Semoga dimulainya kembali tulisan ini membuat para pembaca sedikit terobati rasa rindunya.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow @ArryRahmawan.

Ingin mendapatkan tips, trik, dan strategi-strategi bagaimana membangun bisnis saat masih menjadi pelajar dan mahasiswa yang tidak bisa Anda temukan di tempat lain? Temukan jawabannya di Studentpreneur Guidebook!  ”Ya, Saya tidak sabar untuk membacanya. Saya ingin memesan buku ini sekarang juga!

Anda ingin membuat event kewirausahaan dan ingin mengundang saya sebagai trainer atau speaker? Ya, saya ingin mengundang untuk membuat acara saya lebih menarik.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!