Uncategorized

Rahasia Untuk Membentuk Habit

You cannot change your future,
but you can change your habits,
and surely your habits that change your future itself.

Habit atau kebiasaan adalah suatu hal yang melekat pada hidup kita sehari-hari. Bayangkan, ada 2 orang. Yang satu memiliki kebiasaan merokok. Jika sehari tidak merokok, rasanya pusing sekali. Jika tidak ada rokok yang bisa dihisap, rasanya ada yang kurang. Nah, satu lagi adalah orang yang memiliki kebiasaan membaca. Jika dalam satu hari saja dia tidak membaca buku, dia merasa ada yang kurang dalam hidupnya. Setiap hari selalu ingin ada hal baru yang bisa dibaca. Kurang lebih, dua ilustrasi di atas adalah menyangkut habit alias kebiasaan.

Menurut Anda, secara hati nurani, mana yang lebih positif dan menyehatkan? Saya bertaruh, siapapun Anda akan menjawab kebiasaan yang kedua. Saya suka sekali iri pada orang-orang yang memiliki kebiasaan positif dalam hidupnya. Sebagai contoh, mereka yang setiap hari mengeluarakan tulisan baru di blognya. Atau mereka yang setiap hari terbiasa melakukan shalat dhuha, atau mungkin mereka yang setiap harinya membaca buku-buku berkualitas, atau yang sederhana adalah mereka yang setiap harinya shalat subuh di masjid!

Saya pun menjadi sedih melihat ada juga teman saya yang memiliki kebiasaan negatif dalam hidupnya. Mulai dari merokok, meminum-minuman keras, bangun kesiangan, bermain game, menunda pekerjaan, bahkan hingga terbiasa untuk balapan liar di jalanan. Terlihat jelas, bahwa yang namanya habit, akan sangat berperan menentukan kita akan menjadi seperti apa. Nah, berikut ini adalah rumus 3P, rahasia untuk membentuk habit sesuai dengan yang kita inginkan.

Rumus 3P ini adalah formula yang sangat sederhana dalam membentuk kebiasaan. Pengenalan, Pendalaman, Pengulangan. Cukup mengingat 3P itu saja dalam membentuk habit. Setiap kebiasaan kita ternyata dibentuk oleh diri kita sendiri. Awalnya adalah kita yang membentuk habit, namun selanjutnya adalah habit yang membentuk kita. Bersyukurlah jika memang itu habit yang positif, namun bayangkan jika itu habit yang negatif.

Layaknya sebuah pohon besar yang berawal dari bibit, akar, dan kemudian terus tumbuh, sama dengan habit. Jika pengenalan itu adalah bibitnya, pendalaman adalah pupuknya, dan pengulangan adalah airnya. Misalkan Anda ingin menjadi seorang yang pintar berbicara bahasa Inggris, apa yang akan Anda lakukan? Jika melihat teman-teman saya yang fasih, trik rahasia yang mereka berikan sebenarnya sederhana: biasakanlah berbicara bahasa Inggris dengan orang native. Artinya, sebuah standar yang kadang kita anggap luar biasa, adalah sebuah hal yang biasa bagi orang-orang yang memiliki habit luar biasa. Menarik bukan?

Jadi, pupuklah habit yang positif mulai dari sekarang. Sebagai contoh kecil, pembaca blog ini seringkali meminta tips dan trik bagaimana bisa konsisten menulis di blog, sementara blogger lain banyak yang hanya copas. Apa yang bisa saya jawab hanyalah ‘dibiasakan’. Ya, dulu saya berkenalan dengan dunia blogging, kemudian saya perdalam, dan terus saya ulang-ulang untuk menulis di dalamnya. Hasilnya, akhirnya saya memiliki kebiasaan menulis di blog bahkan hampir setiap hari.

Jadi, ingat 3P: Pengenalan, Pendalaman, dan Pengulangan. Semoga dapat mempermudah Anda untuk membentuk kebiasaan dan pribadi yang lebih positif.

Bagaimana menurut Anda? Ada trik lain dalam membentuk atau menumbuhkan kebiasaan?

Jika ingin berkomunikasi dengan saya, follow saja @ArryRahmawan

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Leave a Comment