Uncategorized

School Makes Me…

Dalam sebuah sesi yang menarik di CerdasMulia Trainer Bootcamp, yaitu pada waktu pemaparan materi learning principle oleh Renita, ada hal menarik yang saya perhatikan di slide nya. Di slide itu ada sebuah gambar di mana saat kita memasukkan beberapa kata awal di Google, maka secara otomatis mesin pencari pintar ini akan memberikan saran pencarian yang paling banyak dicari orang pada umumnya.

Awalnya saya merasa bahwa yang ada di slide itu tampilannya tidak benar. Sampai saya mencobanya sendiri dengan memasukkan kata kunci School Makes Me dan ternyata kata sugesti yang keluar adalah: tired, frustrated, stupid, dan banyak hal luar biasa lainnya.

Pendidikan tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu hal penting untuk membangun kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, sekolah menjadi sangat penting. Kenapa? Karena di sekolah itulah diharapkan kita bisa belajar banyak hal dan terus-menerus meningkatkan kapasitas diri kita.

Namun ternyata, dibalik itu semua banyak sekali siswa yang sebenarnya merasa ‘tersiksa’ dengan apa yang namanya sekolah. Sekolah diidentikkan hanya untuk anak yang jenius matematika. Sekolah diidentikkan hanya untuk mereka yang pintar menghitung dan eksakta. Sementara anak-anak lain yang tidak bisa akan dianggap bodoh dan di bawah rata-rata.

Sedikit demi sedikit, saya beserta tim di CerdasMulia Leadership and Training Center terus berupaya bagaimana caranya agar kami dapat membuat siswa lebih senang dan konsentrasi dengan apa yang namanya belajar. Beberapa hal yang dirasa kurang dan bisa untuk dijadikan evaluasi adalah umumnya sekolah hanya memberikan materi what to learn, tanpa memberi tahu how to learn nya. Padahal di era informasi yang sangat cepat ini, bukan saatnya lagi sebuah era untuk menghafal sebanyak-banyaknya data di dalam pikiran kita, namun bagaimana kita memilih, memproses dan menggunakan informasi itu secara benar untuk menyelesaikan masalah yang ada. Eranya sudah berganti, berpikir bukan lagi hanya sekedar logic, namun juga secara lateral.

Jika sistem dan pola pembelajaran kita masih terus-menerus menekankan hanya kepada what to learn, bukan tidak mungkin ke depannya justru sekolah semakin tidak diminati dan akan tidak relevan dengan perkembangan zaman yang hanya bisa menghasilkan lulusan pengangguran.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips bisnis, pemasaran, dan motivasi bisnis di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!