Uncategorized

STUDENTPRENEUR TIPS: Dare to Say "No"

#STUDENTPRENEUR TIPS merupakan rubrik artikel berseri yang saya buat khusus untuk menambah wawasan para pembaca buku terbaru saya, STUDENTPRENEUR GUIDEBOOK.  Agar mendapatkan pemahaman yang menyeluruh, sebaiknya Anda membaca habis terlebih dahulu buku STUDENTPRENEUR GUIDEBOOKKlik Di Sini untuk pemesanan.

Salah satu masalah klasik yang paling sering ditemui oleh studentpreneur adalah adanya 2 tanggung jawab yang harus dipenuhi: Kuliah dan Bisnis yang dirintisnya, di mana keduanya perlu mendapat perhatian sama-sama baiknya. Sehingga diharapkan studentpreneur yang well-managed bisa berhasil baik dari segi akademis maupun usahanya.

Namun, melakukan hal tersebut bukan merupakan hal yang mudah. Banyak pertanyaan-pertanyaan terlontar, “Bagaimana cara agar kita bisa membagi waktu antara kuliah dengan bisnis.” Menurut saya, masalah ini bisa disederhanakan menjadi masalah yang terletak pada bagaimana kita mengatur waktu kita, bukan jumlah waktunya yang kurang.

Karena waktu yang jumlahnya terbatas itulah maka kita perlu untuk menghabiskan waktu dengan bijak. Teknik paling umum agar kita bisa mengalokasikan waktu dengan tepat adalah menentukan focus and goals. Sebenarnya, saat kita memilih menjadi seorang studentpreneur, kita bisa dengan mudah menentukan fokus kita: kehidupan akademik dan bisnis. Kemudian dari situ kita bisa menyusun goal-goal tertulis untuk mencapai fokus kita.

Nah, dari sini semua terlihat baik-baik saja. Kemudian cobaan demi cobaan datang, mulai dari teman yang sering mengajak hangout, mengajak menemani masuk ke unit kegiatan atau ekskul yang tidak sesuai fokus, hingga hal-hal lain di luar fokus kita. Ternyata, tidak semua orang bisa berkata ‘tidak!’. Apalagi, ada beberapa budaya suku kita yang sangat ‘ga enakan’ sama orang lain dan ‘iya iya’ saja. Waktu kita pun kemudian habis percuma tanpa mengarah pada hal yang kita fokuskan.

Mengatakan ‘tidak’ ini bukan hanya suatu hal yang perlu dilatih, namun harus. Mengapa? Karena kelak kita akan banyak sekali bertemu dengan hal-hal yang sesungguhnya tidak penting, namun karena segan menolak akhirnya kita tercebur ke dalamnya. Warren Buffet, salah satu orang terkaya di dunia pernah berkata,

“The difference between successful people and very successful people is that very successful people say “no” to almost everything.”

Hal ini juga di backup dari sisi science yang dikenal dengan Prinsip Pareto – aturan 80/20 yang menyatakan bahwa 80% hasil yang kita dapat berasal dari 20% aktivitas yang kita lakukan. Secara umum ilustrasinya seperti berikut ini,

How to be productive - Pareto Principle 80-20

Nah, ternyata 80% hasil bisa kita terima dengan tidak mengerjakan semua hal, namun memilih mana 20% hal yang memberikan nilai tambah pada fokus kita. Maka selesaikan dulu 20% ini dibandingkan dengan aktivitas-aktivitas lainnya, baru deh kemudian melakukan yang lain. Jika godaan-godaan itu mulai muncul, cobalah berani untuk berkata ‘tidak’. Tidak bukan berarti benar-benar tidak sama sekali, namun mengurangi sedikit demi sedikit hal yang sesungguhnya tidak memberikan nilai tambah kepada kita sehingga kita bisa mencapai hasil dari fokus kita dengan lebih cepat.

Itu rahasianya bagaimana mengelola waktu ala studentpreneur, sudah Anda coba?

Jika Anda merasa bahwa tulisan di atas bermanfaat, maka jangan sungkan untuk mengungkap semua rahasia membuka bisnis sejak masih muda dalam buku terbaru saya, STUDENTPRENEUR GUIDEBOOKKlik di sini untuk memesan, atau kamu dapat membeli langsung di toko buku terdekat di kotamu.

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Tinggalkan Komentar