Uncategorized

Sudah "Belajar" atau Hanya "Belajar Tentang" ?

MAU pintar? Makanya belajar! Itu adalah salah satu slogan yang ada di sebuah iklan di televisi. Ya, belajar! Belajar bukan hanya membuat kita pintar, belajar sebenarnya bisa berdampak lebih dari itu. Selain membuat cerdas dalam menjalani kehidupan, dengan belajar kita juga dapat meningkatkan wisdom yang ada pada diri kita.

Seringkali saya melihat fenomena bahwa banyak orang yang menyatakan diri sudah selesai mempelajari sesuatu, namun kenyataannya dia tidak bisa menjelaskan tentang apa yang dipelajarinya. Benarkah sudah belajar? Atau hanya ‘belajar tentang?’

Dulu sewaktu pertama kali terjun dalam dunia penulisan dan bisnis, saya seringkali mengikuti seminar dan berbagai macam workshop sampai akhirnya saat ini memiliki mentor sendiri dari Komunitas TDA. Dulu saya seringkali bertanya, “bagaimana cara belajar menulis yang paling efektif bagi setiap orang?”, jawabannya sederhana: menulislah! Kemudian di suatu sesi yang lain saya bertanya, “bagaimana cara memulai dan mempertahankan bisnis?”, jawabannya pun sederhana: berbisnislah!. Ternyata tidak cukup agar bisa menjadi penulis handal hanya mengandalkan “belajar tentang” menulis, apalagi berbisnis.

Saya jadi teringat ketika dulu belajar untuk berenang di waktu SMP, saya diberikan arahan bagaimana dan apa yang harus saya siapkan, mulai dari peralatan, pemanasan, hingga berbagai macam gaya. Saya tahu berapa panjang kolam, kedalaman kolam yang diperlukan, bahkan sampai kadar kebersihan air yang baik untuk berenang.

Lantas kemudian saya disuruh menceburkan diri ke kolam setelah mengetahui tentang berbagai macam hal tersebut. Bisakah saya berenang? Jawabannya tidak! Saya gelagapan, dan untung saja saya bisa pegangan di pinggir kolam. Kenapa bisa begitu, karena saya baru “belajar tentang” berenang.

Guru saya pun kemudian mengajari saya teknik berenang dasar. Karena saya sudah tahu dan sudah ada gambaran tentang berenang sebelumnya, maka saya hanya menghabiskan waktu yang singkat untuk kemudian menguasai beberapa gaya dasar berenang. Saya menyimpulkan bahwa saya sudah belajar berenang.

Maka saya sepakat dengan pernyataan, pembelajaran adalah gabungan dari belajar tentang dan belajar menerapkannya dalam kehidupan nyata. Belajar tentang adalah pintu masuk dan permukaan dari sebuah pembelajaran yang utuh dan lebih besar. Sayangnya, sudah banyak orang yang mengaku sudah belajar dan ahli hanya setelah dia melewati fase “belajar tentang”. Dulu sewaktu saya belajar masalah akuntansi dan biaya di T. Industri UI, saya mendapatkan nilai A untuk mata kuliah tersebut. Namun pada saat saya dipaksa menerapkannya di dalam bisnis saya, saya gelagapan menyusun balance sheet, cashflow, dan income statement. Bukan masalah memasukkan dan menghitung angkanya, tetapi menemukan angka yang akurat yang dapat saya tulis dalam laporan-laporan keuangan itu. Ternyata saya harus bisa memonitor setiap transaksi yang masuk dan keluar tanpa kecolongan sedikitpun! Ini dulu yang tidak diajarkan dalam kuliah saya.

Makanya akan sangat berbeda sekali  bagi mereka yang hanya “belajar tentang” dengan mereka yang memang benar-benar “belajar”. Jadi, jika selama ini kita belajar cobalah bertanya apakah kita memang sudah benar-benar belajar? Jika memang sudah saya ucapkan selamat atas pemahaman ilmu baru yang Anda raih. Jika masih “belajar tentang”, yakinlah bahwa itu masih bagian kecil dari sebuah pembelajaran yang utuh.

Bagaimana pendapat sahabat sekalian?

Ingin mengobrol lebih banyak dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Tinggalkan Komentar