Uncategorized

Sudahkah Mengucapkan Terima Kasih?

BEBERAPA kali ada orang yang meminta bantuan kepada saya, bahkan juga tidak jarang untuk berkonsultasi melalui email. Tidak jarang saya pernah menuliskan email yang panjangnya hingga 300 kata di email tersebut. Beberapa orang kemudian membalasnya dengan mengucapkan terima kasih, ada beberapa yang kemudian mengajak saya bertemu, tapi ada juga yang tidak berterima kasih sama sekali.

Ucapan terima kasih, walaupun sederhana tetapi untuk beberapa orang memiliki makna yang mendalam sekali. Bahkan tidak jarang persahabat yang erat selanjutnya hanya diawali dari ucapan terima kasih. Mengapa bisa seperti itu?

Berterima Kasih Membuat Orang Merasa Dihargai

Ya, siapa orang yang tidak ingin dihargai? Semua pasti ingin menjadi orang yang dihargai oleh orang lain. Ada hukum paling mudah dimengerti agar kita senantiasa dihargai oleh orang, yaitu menghargai orang lain terlebih dahulu. Ucapan terima kasih mungkin memang sederhana, tetapi banyak lho orang yang akan merasa tidak dihargai hanya karena kita tidak mengucapkan rasa terima kasih. Jadi, bisa dikatakan cara paling sederhana menghargai orang lain adalah dengan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang mereka berikan.

Berterima Kasih Mengingatkan Bahwa Kita Juga Harus Memberi dan Membantu Orang Lain

Mengapa namanya adalah ‘terima kasih’ setelah kita mendapatkan bantuan? Karena setelah kita menerima, kita juga harus memberi. Jadi setelah menerima jangan sampai lupa untuk memberikan manfaat kepada yang lainnya juga. Itulah makna dari terima kasih. Tidak hanya menjadi orang yang ditolong terus, tetapi juga harus menolong orang lain, hehe..

Berterima Kasih Mengingatkan Kita untuk Bersyukur

Banyak orang yang mencari di mana ketak kebahagiaan tapi jarang dari mereka yang menemukan bahwa kebahagiaan berasal dari dalam diri mereka sendiri: bersyukur. Mengucapkan terima kasih dan membiasakannya akan membuat kita senantiasa berada di dalam berkah, rahmat, dan perlindungan. Hidup pun menjadi kebih bahagia, hanya karena kita membiasakan untuk mengucapkan terima kasih.

Bagaimana menurut Anda? Perlukah kita membiasakan untuk mengucapkan terima kasih? Sudahkah Anda mencapkan terima kasih hari ini?

Ingin ngobrol lebih panjang dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Tinggalkan Komentar