Uncategorized

Sudut Pandang Pemenang dan Pecundang

Catatan: Tulisan ini saya tulis di tahun 2009 dan dipublikasikan kembali pada tahun 2013.

Apa kabar rekan-rekan semuanya? Mohon maaf sebelumnya apabila saya baru menulis lagi, soalnya kemarin saya sibuk dengan beberapa urusan bisnis. Hehe… Baiklah, dalam artikel ini kita akan membicarakan dua buah sudut pandang yang berbeda, antara si pemenang dan si pecundang dalam memandang kehidupan ini. Bagaimana mungkin manusia yang memiliki potensi yang sama oleh Allah SWT, namun memiliki hasil yang beragam dan berbeda-beda? Tahukah Anda bahwa sesungguhnya sang pemenang dan sang pecundang hanya dibedakan oleh suatu hal yang kecil dan tipis, namun dampaknya sangat luar biasa? Hal tersebut hanyalah satu, yaitu sudut pandang. 

Pertama, seorang pemenang selalu berpikir dan memandang bahwa dirinya harus menjadi bagian dari sebuah solusi. Solusi adalah yang utama. Bertindak harus dilakukan secepatnya. Berpikir tajam adalah kunci hidupnya. Seorang pemenang, di manapun ia berada, ia selalu yakin bahwa dirinya adalah seorang pemegang kunci jawaban atas segala persoalan yang menimpa dirinya dan orang lain. Berbeda dengan pecundang. Seorang pecundang hanya bisa menjadi bagian dari suatu masalah. Seorang pecundang hanya mampu menyalahkan keadaan yang menimpanya. Pecundang tidak pernah bertindak untuk memperbaiki apa yang memang seharusnya diperbaiki. Ini tidak mengherankan karena memang pola pikir seorang pecundang hanyalah masalah demi masalah yang di situlah dia memfokuskan dirinya tanpa pernah mencoba mencari kunci untuk memecahkan masalahnya.

Kedua, seorang pemenang selalu berpikir dan berkata, “Biarkan saya yang melakukannya untuk Anda.” Seorang pemenang selalu berpikir dan berkata, “Ada yang bisa saya lakukan untuk Anda?”. Seorang pemenang selalu berorientasi pada bantuan dan kontribusi apa yang bisa dia berikan untuk umat manusia. Senyum selalu menjadi sahabat setia di bibirnya, sambil menawarkan kontribusi apa yang bisa ia berikan. Berbeda dengan pecundang. Seorang pecundang adalah seorang yang selalu berpikir dan berkata,”Itu bukan bagian dari pekerjaan saya.”. Seorang pecundang selalu berpikir dan berkata, “Itu bukan urusan saya.”. Pecundang selalu memikirkan dirinya sendiri. Seorang pecundang tidak akan  membantu apabila tidak diminta. Seorang pecundang selalu berpikir bagaimana cara membahagiakan diri sendiri, padahal pada dasarnya tidak pernah seorang pecundang merasakan apa yang namaya bahagia.

Ketiga, seorang pemenang selalu mempunyai sudut pandang dan mindset bahwa pasti ada jawaban di setiap persoalan. Tidak peduli apa masalahnya, tidak peduli seberat apa cobaannya. Karena pemenang pasti yakin bahwa semua masalah yang menimpanya bisa diselesaikan dan diberikan Allah sesuai dengan kemampuan dirinya. Sementara pecundang? Pecundang selalu memiliki sudut pandang dan mindset pasti ada masalah dalam setiap jawaban. Pecundang tidak pernah memberikan solusi, namun dia hanya bisa melihat masalah dalam solusi-solusi yang ada. Pecundang sangat senang mengkritik, tidak mau dikritik, dan tidak bisa diharapkan memberikan solusi atas sebuah persoalan. Maka hati-hatilah Anda agar jangan sampai memiliki sudut pandang seorang pecundang.

Keempat, seorang pemenang selalu memiliki mindset dan berkata,”Hal ini memang sulit, tetapi mungkin diselesaikan dengan baik.” Seorang pemenang selalu melihat kesempatan. Seorang pemenang selalu melihat peluang. Seorang pemenang selalu melihat bagaimana suatu masalah terpecahkan. Berbeda dengan seorang pecundang. Seorang pecundang selalu memiliki mindset dan berkata, “Hal ini memang mungkin diselesaikan dengan baik, tetapi ini sulit.”. Seorang pecundang selalu berfokus pada kesulitan-kesulitan. Seorang pecundang selalu melihat masalah dalam kesempatan, Seorang pecundang selalu mencegah dirinya untuk maju dan takut dalam melakukan perubahan menuju arah yang lebih baik.

Terakhir, seorang pemenang hidup layaknya sebuah thermostat. Seorang pemenang hidup sebagai seorang yang membawa perubahan untuk kebenaran. Seorang pemenang berkomitmen untuk menjadi orang yang berpengaruh bagi lingkungannya. Seorang pemenang adalah seorang yang memilih jalan sebagai agent of change walaupun batu ujian datang menghantam dirinya. Berbeda dengan seorang pecundang. Seorang pecundang hidup layaknya sebuah thermometer. Apabila suhu di sekitarnya berubah, maka indikator dirinya pasti berubah. Pecundang tidak memiliki prinsip. Pecundang tidak berani melawan arus. Pecundang tidak berpengaruh dan mudah dipengaruhi. Pecundang hanya ikut-ikutan tanpa tahu siapa dirinya dan tidak tahu jati dirinya sendiri.

Pertanyaan saya, ada di manakah diri kita saat ini? Mindset apa yang sering muncul dan dimiliki kita saat ini? Selamat bagi Anda yang memiliki mindset seorang pemenang, namun wasapada bagi Anda yang memiliki mindset seorang pecundang.

Ada yang ingin rekan-rekan tambahkan? Atau mungkin ada sudut pandang yang lain? ^^

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah seorang pembelajar dan juga praktisi pendidikan. Arry merupakan dosen tetap di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Saat ini Arry sedang menjalankan tugas belajar dengan melanjutkan studi doktoral di Faculty of Technology, Policy, and Management, Technishce Universiteit Delft, Belanda.

Di sela-sela kesibukannya, Arry senang berbagi pemikiran seputar pendidikan dan pengembangan diri melalui blognya di arryrahmawan.net, Youtube Channel, dan juga sebagai trainer di CerdasMulia Institute.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!