Uncategorized

Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Indonesia – Dari Mengembangkan Wawasan Hingga Mencintai Budaya Sendiri

Suatu saat saya sedang blogwalking, kemudian membaca pengumuman bahwa sedang diadakan kompetisi menulis di blog dengan tema “Pengembangan Teknologi Digital untuk Indonesia.” Menarik, sangat menarik sekali. Tentunya jika kita membahas teknologi digital di era globalisasi seperti sekarang ini karena seperti yang kita tahu perkembangan teknologi digital itu sendiri berkembang dengan sangat pesat. Apalagi, jika kita menghubungkannya dengan Indonesia. Sayang, kebanyakan orang membahas masalah teknologi digital hanya berkisar pada pengembangan ekonomi menggunakan internet dan bisnis online. Apakah hanya itu cakupan dari kontribusi Teknologi Digital untuk Indonesia? Maka, inilah tulisan saya yang bertemakan “Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Indonesia” yang akan diikutkan dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Ngeblog Jawa Timur (NGAWUR), Pusat Teknologi, dan Blogger Nusantara. Alhamdulillah ternyata tulisan ini mendapatkan Penghargaan Artikel Favorit dari dewan juri. Jadi, tunggu apalagi? Selamat membaca!

Apa yang Tergambar di Benak Kita Saat Mendengar Teknologi Digital?

Sebelum kita membahas lebih jauh, di sini saya ingin bertanya dulu. Apa sih yang dimaksud dengan teknologi digital? Atau, agar lebih mudah, apa yang terbayang di benak kita saat mendengar istilah “Teknologi Digital” itu sendiri? Saat saya mencoba menanyakannya, banyak teman-teman saya yang langsung teringat dengan “Internet” atau dunia maya. Bahkan lebih spesifik lagi, kemajuan teknologi digital dapat berupa perkembangan teknologi social media dan bisnis online.

Apakah teknologi digital hanya mengacu pada penggunaan komputer, internet, social media, dan e-commerce saja? Istilah teknologi itu sendiri sebenarnya dapat diartikan secara luas sebagai segala entitas, benda, atau sistem terpadu yang bisa digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam menciptakan suatu nilai. Sementara pengertian digital itu sendiri yang paling umum adalah penggunaan nilai diskrit atau kode biner dalam peralatan elektronik. Pengertian ini saya rasa cukup dibahas sampai sini dan akan difokuskan ke aplikasinya, bukan membahas konsep digitalnya.

Maka jika kita membicarakan mengenai teknologi digital, aplikasinya bisa lebih dari sekedar internet dan e-commerce. Berikut adalah implementasi-implementasi saat ini dari teknologi digital:

  1. Internet dan Social Media
  2. Intranet
  3. Mobile Content
  4. Mobile Based Software
  5. Game Software
  6. Computer/Desktop Software
  7. ERP Software

Mengapa tulisan ini saya mulai dengan membahas tentang teknologi digital itu sendiri? Karena banyak dari kita yang secara praktis langsung berpikir bahwa yang namanya teknoogi digital umumnya adalah internet atau komputer. Padahal, aplikasi teknologi digital bisa di mana saja. Maka, menurut saya akan sangat sempit jika membahas “Teknologi Digital untuk Indonesia” hanya berkisar pada implementasi internet saja. Apalagi jika (lagi-lagi) kita menyangkutkannya dengan e-commerce atau fungsi bisnis onine. Teknologi digital, lebih dari sekedar itu.

Indonesia dengan Segala Persoalan di Dalamnya

Cobalah lihat dan perhatikan media-media di Indonesia. Betapa mudahnya mencari persoalan-persoalan yang masih harus dibereskan di Indonesia. Bisa dibilang, banyak sekali persoalan di Indonesia yang harus segera diselesaikan. Ada juga yang sudah memaklumi bahwa memang beginilah Indonesia, banyak masalahnya. Tapi, apakah kita hanya bisa memakluminya, mengutuknya, dan tidak berbuat apapun? Atau kita memilih untuk segera menyalakan sebatang lilin di tengah gelap gulitanya sekitar kita?

Di sini saya tidak membicarakan betapa pentingnya Teknologi Digital untuk keperluan bisnis online. Saya mencoba mengajak pembaca bersama-sama merenungkan betapa pentingnya Teknologi Digital untuk Menyelesaikan berbagai persoalan di Indonesia. Walaupun banyak persoalan yang memang harus diselesaikan, tetapi saya berfokus pada dua masalah utama.

Masalah pertama adalah saat ini di tengah perkembangan teknologi digital yang katanya membuat bangsanya kian maju, kenapa justru masih banyak anak-anak dan generasi muda Indonesia yang sulit mengakses pendidikan yang murah dan bermutu? Tentu ini menjadi sebuah ironi. Jangankan akses pendidikan di Timur Indonesia, bahkan di pusat pemerintahan Indonesia pun masih banyak anak-anak yang kesulitan mendapat pendidikan bermutu yang terjangkau. Di tengah anggaran pendidikan yang semakin meningkat, bukankah masalah ini harusnya segera teratasi? Sayangnya, menaikkan anggaran pendidikan pun tidak cukup menyelesaikan masalah tanpa adanya strategi yang tepat. Apakah pendidikan kualitas dan bermutu hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang mampu secara finansial? Apakah infrastruktur dan alat belajar yang canggih hanya bisa digunakan oleh sekolah-sekolah tertentu saja?

Masalah kedua adalah di tengah berkembang pesatnya Teknologi Digital di Indonesia saat ini, sebenarnya dapat juga menjadi ancaman bagi generasi muda dalam mencintai budaya dan identitas dirinya sendiri. Kenapa? Pertumbuhan teknologi yang pesat, harus juga diiringi dengan persiapan dalam menghadapinya. Sebagai contoh, sebuah penelitian dari Institut Seni Indonesia (ISI) di tahun 2011 mengungkapkan bahwa generasi muda di Bali mengalami penurunan kreativitas dalam berkesenian karena lebih suka dengan bermain game online dan mengadopsi budaya-budaya sekuler barat. Jikalau saya boleh beropini, kita juga bisa melihat di sekeliling kita. Hampir setiap generasi muda, lebih menghafal lagu-lagu pop barat, instrumen musik internasional, bahasa asing, namun lupa dengan identitas dan bangsanya sendiri.

Maka, izinkan saya menunjukkan bagaimana Teknologi Digital untuk Indonesia bisa berperan dalam memecahkan dan mendorong pertumbuhan bangsa Indonesia kita tercinta ini.

Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Indonesia sebagai Solusi Persoalan Bangsa

  • Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Indonesia sebagai Media E-Learning yang Terjangkau dan Menyeluruh

Salah satu manfaat Teknologi Digital untuk Indonesia yang harus difokuskan menurut saya adalah sebagai sarana belajar menggunakan media elektronik atau seperti yang dikenal sebagai E-Learning. Baru sedikit sekali saya menemukan pemanfaatan teknologi digital untuk keperluan E-Learning yang benar-benar dibuat secara terpadu untuk semua level pendidikan di Indonesia. Mengapa memilih e-learning? Karena menggunakan e-learning ini memiliki kelebihan-kelebihan seperti:

  • Pembelajar dapat belajar kapan saja dan dimana saja mereka punya akses internet
  • Efisiensi Waktu dan Biaya Perjalanan
  • Pembelajar dapat Memilih Akses Pengetahuan Sesuai Minat sehingga belajar menjadi lebih menyenangkan
  • Fleksibiltas dalam bergabung dan fasilitas diskusi secara langsung tanpa perlu khawatir waktu dan jarak
  • Pendukung pengembangan keterampilan TIK bagi masyarakat Indonesia
  • Menumbuhkan kemampuan untuk belajar secara mandiri

Sudah banyak pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang membuat fasilitas e-learning untuk mengurangi gap dan membuat akses pembelajaran menjadi semakin mudah untuk siapapun. Beberapa di antaranya adalah:

KamusNusantara.com

Pemanfaatan Teknologi Digital untuk membuat sebuah kamus nusantara. Sebuah kamus yang dapat digunakan untuk menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa-bahasa daerah. Begitu pula sebaliknya, menerjemahkan bahasa daerah ke Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Ini merupakan contoh bagaimana Teknologi Digital untuk Indonesia ini berkontribusi, khususnya dengan memanfaatkan teknologi internet. Saat ini, kamusnusantara.com masih dikembangkan oleh sekelompok anak-anak muda dari Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia.

 

KamusNusantara.com, belajar berbagai macam bahasa daerah dengan mudah, murah, dan praktis

Ilmukomputer.org

Belajar komputer saat ini bisa di mana saja, kapan saja, dan dapat diakses dengan terjangkau! Siapa yang menyangka sebelumnya bahwa untuk belajar komputer dapat dilakukan dengan gratis? Inilah pemanfaatan “Teknologi Digital untuk Indonesia” yang menurut saya sangat luar biasa. Pemanfaatan Internet dan SocialMedia (WordPress) yang akhirnya melahirkan budaya pembelajar dan saling berbagi antara mereka yang baru belajar bahkan hingga expert di bidang komputer sekalipun. Salut saya dengan Pak Romi Satria Wahono, selaku pendirinya. Pernahkah pembaca membayangkan, seandainya ada implementasi di bidang ilmu-ilmu lainnya? Mungkin saja ilmubiologi.org, ilmufisika.org, atau ilmusosial.org? Bukankah hal ini dapat membuat Indonesia semakin cerdas dan manfaat teknologi digital itu semakin terasa untuk Indonesia? Siapkah kita membuatnya?

Ilmukomputer.com - Media Pembelajaran komputer elektronik

Masih banyak sekali contoh-contoh lainnya yang bisa diambil bagaimana Teknologi Digital akan sangat berdampak hebat untuk Indonesia. Misalnya saja e-dukasi.net yang menawarkan modul-modul dan animasi berbasis flash untuk memberikan gambaran tentang praktikum cabang ilmu pengetahuan.

Dengan Teknologi Digital, Indonesia dapat memajukan kapasitas dan pengetahuan bangsanya. Bahkan dengan lebih cepat, praktis, merata, dan terjangkau di seluruh Indonesia. Dengan Teknologi Digital, akses pendidikan yang bagus tidak hanya bagi anak-anak yang berada dan mampu secara finansial. Hal tersebut juga menegaskan dengan teknologi digital, akses pengetahuan yang bagus tidak hanya untuk kawasan ibukota dan sekitarnya saja. Pendidikan dan akses pengetahuan sekarang tersedia bagi siapa saja di antara mereka yang memang niat untuk belajar. Luar biasa bukan?

  • Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Indonesia sebagai Media Cinta Budaya Indonesia

Seperti yang sudah disinggung di bagian sebelumnya, bahwa sesungguhnya pertumbuhan teknologi digital di Indonesia dapat menjadi dua sisi mata uang. Di satu sisi dapat meningkatkan daya saing dan mempercepat aliran informasi, di satu sisi bisa jadi jika tidak cukup memiliki pertahanan yang baik, kebudayaan-kebudayaan yang sudah ada akan sulit diturunkan ke generasi muda di era global ini.

Pepak Jawa Digital

Apakah bisa Teknologi Digital digunakan sebagai media menumbuhkan kecintaan kepada budaya bangsa Indonesia itu sendiri? Jawabannya PASTI dan SANGAT BISA. Hanya saja, sangat sedikit orang yang terpikir untuk memanfaatkan teknologi digital dalam konteks kebudayaan. Tetapi, sesungguhnya selalu ada orang-orang yang peduli. Berikut ini beberapa contohnya.

Setelah dua contoh sebelumnya saya menuliskan tentang pemanfaatan internet, maka kali ini saya mencontohkan pemanfaatan dari Desktop Software. Pepak Jawa Digital adalah aplikasi yang dikembangkan oleh sekelompok mahasiswa dari Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia (STIKI) Malang. Pepak Jawa Digital dikembangkan dengan menggunakan Visual Basic dan Borland Delphi. Aplikasi ini lahir dari rasa kekhawatiran tentang menurunnya minat anak-anak di Jawa untuk mempelajari aksara Jawa karena begitu monoton, sulit, dan membosankan. Akhirnya dengan memanfaatkan teknologi digital, dibuatlah sebuah aplikasi interaktif dan mudah digunakan untuk belajar bahasa dan aksara Jawa. Ini juga dapat menjadi contoh betapa Teknologi Digital dapat digunakan untuk membantu mempertahankan kultur dan warisan budaya Indonesia.

Aplikasi Pepak Jawa Digital, Mengubah Alfabet menjadi Aksara Jawa Dan Sebaliknya

Kreatif, bukan? Bayangkan dengan memanfaatkan Teknologi Digital, kita bisa juga membuat games-games perkenalan budaya, ensiklopedia budaya Indonesia, dan akhirnya menumbuhkan kebanggan di kalangan generasi muda bahwa kita adalah bagian dari Indonesia.

Gamelan Toetoel – Gamelan Digital di Android

Sekarang coba saya tanya kepada pembaca semuanya, ada berapa macam gamelan Indonesia yang Anda ketahui? Tahukah Anda bagaimana perbedaan bunyi di masing-masing gamelan? Gamelan, seperti yang kita tahu adalah warisan asli Indonesia turun-temurun. Tetapi, bisa jadi alat ini tidak begitu populer di kalangan anak muda sekarang. Jangankan memainkannya, mengetahui nama-namanya saja tidak. Pun seandainya ingin belajar gamelan, hal itu cukup sulit dilakukan apabila institusi hanya memiliki dana yang terbatas (terkait dengan mahalnya harga gamelan tersebut).

Tetapi, pernahkah terpikirkan oleh kita untuk membuat sebuah aplikasi Mobile Device Software berbasis Android untuk belajar bermain gamelan? Itulah yang kemudian diciptakan oleh mahasiswa-mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh November. Gatoel, atau Gamelan Toetoel, yaitu Gamelan yang dapat dimainkan di device Android yang Anda miliki. Aplikasi ini juga menarik untuk anak-anak sebagai media pembelajaran. Khawatir masalah harga aplikasi? Aplikasi ini tersedia gratis di Google Play!

Gatoel, dapat diunduh gratis di Google Play

Developer Gatoel sedang Mendemonstrasikan Gamelan Totoel di Android

Bayangkan bahwa bukan hanya Gamelan, mungkin saja suatu saat ada angklung, atau alat musik khas Indonesia lainnya. Terbukti kan, bahwa Teknologi Digital dapat sangat berdampak luar biasa untuk Indonesia. Mulai dari mengembangkan wawasan, hingga menumbuhkembangkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia. ^^

Jika kita sedikit berpikir lebih jauh, justru dengan Teknologi Digital ini, masyarakat Indonesia bukan hanya semakin mencintai dan menghargai budayanya, tetapi ini merupakan peluang bahwa Indonesia bisa dikenal dunia, hanya dengan memanfaatkan teknologi digital!

Penutup dan Kesimpulan

Membahas tentang Teknologi Digital yang begitu cepat dan pesat berkembang tentunya akan terus menarik untuk dikaji. Tetapi, satu hal yang perlu diperhatikan bahwa Teknologi Digital itu akan sangat berpotensi untuk mengembangkan Indonesia. Tidak hanya di bidang pendidikan dan kebudayaan seperti yang saya tuliskan barusan, tetapi juga bisa di bidang perdagangan, ekonomi, penelitian, industri, dan masih banyak lagi. Semoga kita semua dapat terus maju dan bisa memanfaatkan Teknologi Digital secara kreatif untuk kemajuan Indonesia kita tercinta. Salam Teknologi Digital untuk Indonesia ! ^^

Referensi lebih lanjut:

Ucapan terima kasih kepada:

Ngawur ~ Pusat Teknologi ~ Blogger Nusantara

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

4 Comments

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: