Uncategorized

Think Win-Win, Not Only Think Win

Orang pernah banyak bertanya kepada saya, ngapain sih repot-repot membentuk dan ngurusin Komunitas TDA Kampus? Padahal banyak sekali hal-hal yang bisa saya lakukan dan memberikan keuntungan yang jauh lebih besar dari komunitas itu. Seperti misalnya saya pernah menolak sebuah undangan seminar (padahal fee yang diberikan sangat besar) demi datang ke acara rakernas pembentukan formasi awal TDA Kampus.  Beberapa orang mungkin melihat saya aneh, tetapi ada sebuah misi besar kenapa kemudian Komunitas TDA Kampus ini. Misi itu adalah menebarkan nilai success business key: Think Win-Win.

Komunitas TDA dan Komunitas TDA Kampus merupakan sebuah komunitas pebisnis dan wirausahawan yang menurut saya sangat luar biasa. Nilai-nilai berbagi dan keseimbangan hidup sebagai pengusaha SuksesMulia dunia akhirat sangat kental dalam komunitas ini. Komunitas ini bukan hanya sekedar tempat jualan, profit, dan menjalin relasi bisnis, tetapi juga menebarkan nilai-nilai kebaikan.

Menurut saya di zaman seperti sekarang ini, bukan zamannya lagi kita sebagai pengusaha atau pedagang memuji-muji dan ngebagus-bagusin brand kita sendiri. Seperti yang biasanya ada di iklan-iklan. Tidak, saya sudah merasakannya bahwa saat ini standar kualitas itu bukan berasal dari mulut yang menjual, tetapi diukur dari komentar-komentar atau testimoni jujur penggunanya. Biarlah konsumen yang menilai dan biarlah kata-kata puas dan bagus itu berasal dari konsumen. Pelajaran ini adalah salah satu pelajaran yang saya dapat di komunitas ini. It’s start from Think Win-Win. Bagaimana saya bisa bermanfaat dan memberikan nilai manfaat bagi konsumen atau pelanggan saya?

Makanya komunitas TDA Kampus ini melandasi bisnis dan usaha itu pada kekuatan silaturahmi yang tulus. Mungkin banyak orang yang menilai itu tidak mungkin dalam bisnis, tapi sampai saat ini saya merasakannya. Think Win-Win yang diajarkan dengan saling berbagi, entah itu berupa harta, tahta, kata, maupun cinta, justru merupakan landasan awal untuk menciptakan pelanggan-pelanggan yang loyal dan memperkuat brand kita dalam bisnis. Repeated Order adalah hal yang paling lumrah terjadi pada anggota komunitas ini. Memang benar apa kata orang bijak, semakin banyak memberi ya semakin banyak kita menerima.

Tidak semua orang seperti ini dan mereka yang tidak cocok pasti akan menjauh dari komunitas ini. Mungkin karena sejak kecil kita diajarkan untuk Think Win. Hanya Think Win. Tidak peduli dengan yang lain, yang penting saya menang. Tetapi perjalanan dan pengalaman hidup saya menunjukkan, semakin banyak kita berpikir untuk juga bisa memenangkan dan menghebatkan orang lain, semakin banyak pula orang yang menghebatkan kita. Apalagi dalam bisnis, pelanggan yang loyal akan terus berdatangan.

So, dalam bisnis memang harus berpikir Think Win-Win, not Enough Only Think Win.Bagaimana menurut kamu?

Tertarik bergabung di TDA Kampus, kunjungi saja http://tdakampus.com

Ingin berkomunikasi dengan saya? Silakan follow @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!